Categories: Pendidikan

161 Sekolah di Lumajang Masih Dipimpin Plt, Dispendik Targetkan Segera Terisi Definitif

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Sektor pendidikan di Kabupaten Lumajang tengah menghadapi tantangan serius terkait tata kelola kepemimpinan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 161 lembaga pendidikan di wilayah ini masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan belum memiliki kepala sekolah definitif.

Rincian kekosongan kepemimpinan tersebut mencakup:

  • 137 Sekolah Dasar (SD)
  • 24 Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Patria, menjelaskan bahwa kekosongan ini terjadi bukan karena kurangnya sumber daya, melainkan adanya kendala teknis pada sistem administrasi kepegawaian.

Sebelumnya, data yang diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dinyatakan belum lengkap. Hal inilah yang menghambat proses pengangkatan kepala sekolah definitif secara resmi.

“Dua hari ini kita mengumpulkan kepala sekolah untuk segera melengkapi administrasi kepegawaiannya di sistem, agar bisa terbaca oleh BKN dan dinyatakan lengkap. Setelah itu kita bisa berproses,” ujar Patria.

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk melakukan penataan jabatan dalam waktu dekat. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh persyaratan administrasi di sistem BKN terpenuhi agar proses verifikasi dapat berjalan lancar.

Saat ditanya mengenai tenggat waktu, Patria menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menunda-nunda lagi demi menjaga stabilitas kualitas pendidikan di sekolah-sekolah tersebut.

Upaya yang Sedang Dilakukan Dispendik Lumajang:

  1. Pendampingan Intensif: Mengumpulkan kepala sekolah untuk pembenahan data mandiri.
  2. Sinkronisasi Sistem: Memastikan data lokal sinkron dengan sistem BKN pusat.
  3. Akselerasi Verifikasi: Terus berkoordinasi dengan BKN untuk mempercepat penerbitan SK definitif.

Kekosongan posisi kepala sekolah definitif dikhawatirkan dapat memengaruhi pengambilan keputusan strategis di tingkat satuan pendidikan. Oleh karena itu, Pemkab Lumajang mendorong agar pengisian jabatan ini segera terealisasi.

“Target saya secepatnya. Kami ingin kekosongan jabatan kepala sekolah segera terisi secara definitif demi mendukung kelancaran dan stabilitas dunia pendidikan,” tegas Patria.

Dengan pengisian jabatan definitif, diharapkan tata kelola sekolah, mulai dari pengelolaan anggaran BOS hingga peningkatan mutu kurikulum, dapat berjalan jauh lebih optimal tanpa hambatan administratif jabatan sementara.

Admin

Recent Posts

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

13 jam ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

16 jam ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

16 jam ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

16 jam ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

17 jam ago

Aliansi BEM Probolinggo Raya Laporkan Dugaan Pemblokiran Jalan Pantura ke Polres, Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…

18 jam ago