Categories: Kesehatan

5 Minuman Herbal Ini Menetralisir Makanan Beracun

DetikNusantara.co.id – Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, menjelaskan bahwa sejumlah bahan alami atau herbal dapat dimanfaatkan untuk membantu meredakan gejala keracunan makanan.

Menurut Inggrid, jenis herbal yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan penyebab keracunan itu sendiri. Pasalnya, keracunan makanan bisa dipicu oleh kontaminasi virus, bakteri, parasit, maupun zat kimia akibat proses pengolahan dan penyimpanan makanan yang tidak sesuai standar.

Selain cairan pengganti elektrolit seperti oralit, beberapa bahan alami yang dinilai bermanfaat antara lain air kelapa, jahe, bunga chamomile, daun peppermint, adas, yoghurt, dan pisang.

1. Air Kelapa

Air kelapa muda mengandung mineral alami seperti kalium dan natrium yang membantu mencegah dehidrasi. Bagi penderita keracunan makanan yang sering muntah atau diare, mengonsumsi satu gelas air kelapa setiap kali setelah buang air bisa membantu mengganti cairan tubuh yang hilang.

2. Rebusan Jahe

Jahe dikenal efektif meredakan mual dan muntah. Caranya, rebus sekitar 10 gram jahe segar yang sudah diiris dengan 250–300 ml air hingga mendidih. Air rebusan ini bisa diminum hingga empat kali sehari.

3. Teh Chamomile dan Daun Peppermint

Seduhan chamomile atau daun peppermint juga dipercaya dapat menenangkan perut. Selain diminum sebagai teh, daun mint segar yang sudah dicuci bersih bisa langsung dikonsumsi untuk membantu meredakan ketidaknyamanan pencernaan.

4. Air Rebusan Adas

Air rebusan biji adas dapat membantu mengurangi nyeri dan kram perut. Alternatif lain adalah menggunakan rebusan jintan putih atau ketumbar yang juga memiliki efek serupa.

5. Yoghurt dan Pisang

Yoghurt bermanfaat meningkatkan jumlah bakteri baik di usus sehingga mampu melawan bakteri penyebab keracunan makanan. Namun, pemberiannya perlu memperhatikan riwayat alergi. Sementara itu, pisang yang kaya mineral dapat menenangkan pencernaan yang sensitif.

Inggrid menegaskan bahwa penanganan keracunan makanan harus menyeluruh. Selain pemberian herbal, pasien tetap membutuhkan asupan cairan, nutrisi, dan istirahat cukup. Ia juga mengingatkan agar tidak sembarangan mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter.

“Jika gejala keracunan tidak kunjung mereda, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” tegasnya seperti dikutip dari Antara.

Redaksi

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

1 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

1 hari ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

1 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

2 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

4 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

4 hari ago