SURABAYA, DetikNusantara.co.id – Lembaga Pendidikan Unggulan Amanatul Ummah Surabaya sukses menggelar diskusi strategis bertajuk “Inovasi dan Optimalisasi Sekolah/Madrasah dalam Menghadapi Tes Kemampuan Akademis (TKA) SD/MI dan SMP/MTs”. Agenda ini dihadiri oleh 716 peserta yang terdiri dari para kepala sekolah dan madrasah dari berbagai penjuru Jawa Timur.
Hadir sebagai pemateri utama, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. Dalam paparannya, Prof. Asep menekankan bahwa kesiapan menghadapi TKA bukan sekadar persoalan teknis, melainkan hasil dari penguatan manajemen pendidikan, inovasi pembelajaran, serta optimalisasi peran guru secara berkesinambungan.
“Sekolah dan madrasah harus adaptif terhadap dinamika kebijakan evaluasi pendidikan. Inovasi dan optimalisasi adalah kunci utama agar lembaga pendidikan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mencetak karakter generasi yang kuat,” tegas Prof. Asep di hadapan ratusan peserta.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang acara. Salah satu delegasi terbesar berasal dari Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKM) 7 Probolinggo yang dipimpin langsung oleh ketuanya, Bapak Sabar. Kehadiran rombongan besar ini menjadi bukti komitmen kuat daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah untuk bersaing di level TKA.
Melalui forum ini, para kepala sekolah dibekali strategi praktis dalam membimbing peserta didik. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang mempererat jejaring dan sinergi antarlembaga pendidikan di Jawa Timur guna mencapai standar kualitas nasional.
Acara ini menegaskan peran aktif Lembaga Pendidikan Unggulan Amanatul Ummah Surabaya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penguatan peran sekolah dan madrasah dalam menghadapi tantangan evaluasi akademik secara profesional.













