PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kecamatan Krejengan bergerak cepat merespons musibah banjir yang melanda wilayahnya. Berkolaborasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Gizi Kaliacar, bantuan makanan dan minuman disalurkan langsung kepada warga terdampak di Dusun Sumber Banger dan Jeleuk, Desa Opo-Opo, Kabupaten Probolinggo, Kamis (22/1/2026).
Banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur sejak Rabu (21/1/2026) malam, menyebabkan air merendam permukiman di dua desa utama, yakni Desa Jatiurip dan Desa Opo-Opo.
Hadir di lokasi untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga, Plt. Camat Krejengan, H. Sudarmono, didampingi oleh Pemilik SPPG Dapur Gizi Kaliacar, Rizka Nur Fajria Umami dan Kapolsek Krejengan Iptu Miftahol Rahman.
Penyaluran bantuan ini disambut hangat oleh masyarakat. Saiful Aminuddin, salah satu warga terdampak, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan pihak swasta.
“Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah dan rekan-rekan SPPG Kaliacar. Bantuan ini sangat meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ujar Saiful.
Meski terbantu, Saiful berharap pemerintah segera mencari solusi teknis mengingat banjir telah melanda wilayah mereka sebanyak dua kali dalam sepekan terakhir. “Semoga ada tindakan nyata agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.
Plt. Camat Krejengan, H. Sudarmono, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Dapur Gizi Kaliacar merupakan langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, terutama sarapan pagi.
“Hari ini kami hadir menyalurkan bantuan berupa makanan untuk warga. Ini adalah kejadian kedua dalam sepekan. Jika sebelumnya terdampak di 6 desa, kali ini fokus di dua desa yaitu Opo-Opo dan Jatiurip,” jelas Sudarmono.
Berdasarkan tinjauan di lapangan, warga saat ini sangat membutuhkan pemulihan aliran listrik dan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Menanggapi keluhan warga soal banjir berulang, Sudarmono menegaskan akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur.
“Kami akan segera melakukan langkah perbaikan pada infrastruktur terkait agar banjir tidak kembali terjadi saat hujan deras turun lagi,” pungkasnya.







