PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, dan Manajemen Pendidikan Islam Seluruh Indonesia (IMMAPSI) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Educational Leadership 5.0: Kepemimpinan Visioner dalam Dunia Pendidikan Modern” pada Kamis (22/1/2026).
Acara yang digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa dan praktisi pendidikan untuk menjawab tantangan transformasi digital global.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IMMAPSI Pusat, Moh. Rofik, S.Pd., menegaskan pentingnya penguasaan wawasan bagi calon pemimpin pendidikan. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan gagasan segar yang adaptif terhadap teknologi namun tetap berpijak pada nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
“Webinar ini adalah ruang strategis bagi mahasiswa Manajemen dan Administrasi Pendidikan untuk memperkuat peran sebagai calon pemimpin di era transformasi digital,” ujar Rofik.
Webinar ini menghadirkan jajaran pakar pendidikan nasional sebagai narasumber utama, di antaranya:
- Prof. Dr. H. Badruddin, M.Ag., CIQA, CEAM (Ketua Permadi Indonesia)
- Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A. (Ketua PPMPI Indonesia)
- Prof. Dr. H. Imron Arifin, M.Pd. (Ketua APMAPI Indonesia)
Prof. Imron Arifin menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis religio-humanistik. Menurutnya, di era Society 5.0, seorang pemimpin tidak hanya dituntut cakap secara digital, tetapi harus memiliki integritas, empati, dan kepekaan sosial.
Senada dengan hal tersebut, Prof. Sri Rahmi menambahkan bahwa kepemimpinan visioner memerlukan kombinasi keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaborative) untuk membentuk karakter peserta didik yang mandiri dan toleran di tengah tantangan global.
Diskusi berlangsung interaktif dengan kehadiran Aji Wahyudin, M.Pd. (Pengawas IMMAPSI Pusat) sebagai keynote speaker. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga praktisi pendidikan dari seluruh penjuru Indonesia.
Melalui sinergi antar-lembaga seperti Permadi, PPMPI, dan APMAPI, webinar ini diharapkan menjadi katalisator perubahan dalam manajemen pendidikan di Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif dan berteknologi tinggi.













