Berita

Teror Bom Bondet Kembali Guncang Kota Probolinggo, Aksi Pelaku Terekam CCTV

×

Teror Bom Bondet Kembali Guncang Kota Probolinggo, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Aksi teror ledakan kembali meresahkan warga Kota Probolinggo. Sebuah rumah di Jalan Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, menjadi sasaran pelemparan bom bondet (bom ikan) oleh orang tidak dikenal pada Sabtu malam (16/5/2026).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun detasemen ledakan sempat membuat warga sekitar panik. Seluruh aksi nekat para pelaku tersebut sempat terekam jelas oleh kamera Closed Circuit Television(CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 23.25 WIB. Sebelum melancarkan aksinya, ketiga pelaku yang mengendarai dua sepeda motor terlihat sempat mondar-mandir di sekitar lokasi untuk memantau situasi.

Secara tiba-tiba, salah satu pelaku melemparkan bom bondet ke arah loteng rumah sasaran. Diduga karena lemparan yang kurang akurat, bom tersebut gagal mencapai loteng dan justru membentur area depan rumah hingga meledak hebat di depan pintu gerbang.

Salah seorang saksi mata di lokasi, Unggul Ahmadi, menceritakan bahwa dirinya sedang nongkrong tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa itu terjadi. Ia sempat melihat gerak-gerik mencurigakan dari para pelaku yang semuanya mengenakan helm penutup wajah.

“Saya mendengar suara ledakan yang sangat keras, jadi langsung berlari ke lokasi. Tetapi saat saya sampai, para pelaku sudah kabur melarikan diri,” ungkap Unggul kepada media.

Insiden ini menambah panjang daftar teror serupa yang terjadi di wilayah hukum Kota Probolinggo dalam sebulan terakhir. Masyarakat mulai merasa resah karena aksi kriminalitas ini terhitung berdekatan, baik dari segi waktu maupun wilayah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa rekaman CCTV guna mengidentifikasi dan memburu ketiga pelaku teror tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *