Kabar Desa

Inovasi Literasi Berbuah Prestasi, Pondok Kelor Pintar Sabet Juara 1 Kabupaten Probolinggo

×

Inovasi Literasi Berbuah Prestasi, Pondok Kelor Pintar Sabet Juara 1 Kabupaten Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Desa Pondok Kelor, Kabupaten Probolinggo. Perpustakaan Desa “Pondok Kelor Pintar” berhasil meraih Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tahun 2026 tingkat Kabupaten Probolinggo, sekaligus mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat literasi terbaik di wilayah tersebut.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo, Ulfiningtiyas, SH., MM, kepada Kepala Desa Pondok Kelor, Fredericks Ade Candra, di Ruang Jabung I Kantor Bupati Probolinggo, Senin (22/6/2026).

Keberhasilan ini menjadi capaian istimewa bagi Desa Pondok Kelor. Pasalnya, pada ajang yang sama tahun sebelumnya, Perpustakaan Desa Pondok Kelor Pintar berhasil meraih Juara 2. Tahun ini, berkat berbagai inovasi dan pengembangan layanan literasi, perpustakaan tersebut sukses naik satu tingkat dan menyabet gelar juara pertama.

Kepala Desa Pondok Kelor, Fredericks Ade Candra, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen desa dalam mendorong budaya membaca serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi.

“Di zaman yang serba modern dan digital seperti saat ini, kami selaku aparatur desa sangat antusias dan menyambut baik adanya lomba perpustakaan seperti ini. Selain meningkatkan minat baca, program ini juga mampu menambah ilmu pengetahuan dan wawasan masyarakat, sekaligus membantu mengurangi angka buta huruf,” ujarnya.

Menurut Fredericks, keberhasilan meraih Juara 1 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Pondok Kelor dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang inovatif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, perpustakaan desa tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membaca buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran masyarakat, ruang pengembangan kreativitas, serta sarana peningkatan kapasitas warga dari berbagai kalangan.

Meski berhasil meraih prestasi tertinggi di tingkat kabupaten, Pemerintah Desa Pondok Kelor tidak ingin cepat berpuas diri. Berbagai program pengembangan literasi telah disiapkan untuk menjawab tantangan era digital sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sumber informasi dan pengetahuan.

“Semoga ke depan minat baca masyarakat terus meningkat. Kami juga akan terus berinovasi dengan mengembangkan perpustakaan digital serta membangun taman baca di area balai desa agar masyarakat memiliki ruang belajar yang lebih nyaman dan mudah diakses,” tambahnya.

Rencana pengembangan perpustakaan digital dan taman baca tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem literasi yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, Desa Pondok Kelor berkomitmen menjadikan literasi sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Prestasi Perpustakaan Desa Pondok Kelor Pintar ini sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Probolinggo untuk terus berinovasi dalam meningkatkan budaya baca dan kualitas pendidikan masyarakat di tingkat akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *