PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Tradisi Petik Laut kembali digelar masyarakat Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (28/6/2026). Tradisi tahunan yang menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas hasil laut yang melimpah itu berlangsung meriah dengan kirab budaya yang diikuti ribuan warga.
Kirab dimulai dari Kantor Desa Binor menuju Pantai Dewi Harmoni. Tahun ini, perayaan mengusung tema “Gadesa”, yang menggambarkan rasa syukur masyarakat melalui sedekah laut dan sedekah bumi sebagai bentuk penghormatan terhadap alam sekaligus pelestarian tradisi leluhur.
Sepanjang rute kirab, warga membawa ancak berisi aneka buah-buahan, sayuran, hasil bumi, hingga sesaji ritual berupa kepala sapi yang nantinya akan dilarung ke tengah laut sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Suasana semakin semarak ketika Kepala Desa Binor, Hj. Hostifawati, tampil mengenakan kostum Ratu Majapahit. Ia diarak menggunakan tandu dan dikawal para dayang-dayang, menghadirkan nuansa kerajaan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan yang menyaksikan prosesi tersebut.

Perayaan Petik Laut juga dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PPP, Habib Mahdi, yang turut mengikuti kirab dengan mengenakan busana bernuansa adat Madura berwarna merah putih.
Kepala Desa Binor, Hj. Hostifawati, mengatakan tradisi Petik Laut merupakan bentuk rasa syukur Pemerintah Desa bersama masyarakat, khususnya para nelayan, atas rezeki yang diberikan selama setahun terakhir.
“Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya melestarikan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Bahkan tradisi ini sudah diatur dalam Peraturan Desa sehingga menjadi program rutin desa setiap tahun,” ujarnya.

Menurutnya, larung sesaji yang dilakukan pada puncak acara berisi berbagai hasil bumi dan makanan tradisional, seperti kepala sapi, aneka kue, bebek, serta ayam bakar. Seluruh sesaji tersebut menjadi simbol doa agar hasil laut tetap melimpah, masyarakat diberikan keselamatan, dan Desa Binor senantiasa memperoleh keberkahan.
Hostifawati berharap tradisi Petik Laut ke depan dapat diselenggarakan lebih meriah dengan partisipasi masyarakat yang semakin luas.
“Semoga ke depan acara ini semakin meriah dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi. Alhamdulillah, yang hadir hari ini tidak hanya warga Binor, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah untuk mengikuti agenda tahunan ini,” katanya.

Usai prosesi kirab, sesaji kemudian diangkut ke sebuah kapal utama untuk dilarung ke tengah laut. Prosesi tersebut diiringi puluhan kapal nelayan yang telah dihias warna-warni, menciptakan pemandangan spektakuler di perairan Pantai Dewi Harmoni dan menjadi penutup rangkaian Tradisi Petik Laut Desa Binor tahun 2026.













