SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran Sat Binmas Polres Situbondo. Melalui aksi sosial yang penuh kepedulian, Sat Binmas memberikan seragam sekolah gratis kepada seorang siswa baru SMP Negeri 1 Situbondo yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Siswa tersebut adalah Ananda Krisna, putra dari Bapak Imam, seorang penjual balon keliling yang saat ini tengah menderita sakit. Keluarga sederhana yang tinggal di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo Kota itu sempat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah setelah Ananda diterima sebagai siswa baru di SMP Negeri 1 Situbondo.
Kondisi ekonomi keluarga membuat orang tua Ananda hanya mampu membawa uang sebesar Rp200.000 untuk mengambil satu stel kain seragam sekolah. Keterbatasan tersebut kemudian diketahui oleh panitia paguyuban sekolah yang selanjutnya melaporkan kondisi keluarga tersebut kepada Ketua Paguyuban sekaligus Kasat Binmas Polres Situbondo, Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M.
Mendapatkan informasi tersebut, Iptu Rachman langsung mengambil langkah cepat dengan memberikan seluruh kebutuhan seragam sekolah secara gratis. Tidak hanya itu, uang sebesar Rp200.000 yang telah dibawa orang tua siswa juga dikembalikan sepenuhnya agar dapat digunakan untuk biaya menjahit seragam.
“Alhamdulillah, kami menerima laporan dari panitia paguyuban bahwa ada seorang siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Orang tuanya bekerja sebagai penjual balon keliling dan saat ini sedang sakit. Karena itu, kami berinisiatif memberikan seragam sekolah secara gratis serta mengembalikan uang yang dibawa orang tua siswa agar dapat digunakan untuk biaya menjahit seragam,” ujar Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan.
Menurutnya, seragam sekolah bukan sekadar pakaian, melainkan simbol kesetaraan yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri bagi seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang ekonomi.
“Seragam bukan hanya kain yang dipakai setiap hari. Seragam adalah identitas, kebanggaan, sekaligus wujud kesetaraan. Dengan mengenakan seragam yang sama, tidak ada perbedaan antara anak pejabat, anak yatim, maupun anak dari keluarga kurang mampu. Yang ada hanyalah semangat belajar yang sama untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045,” tegasnya.
Selain menyerahkan seragam sekolah lengkap, Sat Binmas Polres Situbondo juga memberikan bantuan paket sembako kepada keluarga Bapak Imam sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi yang sedang dihadapi.
Sementara itu, Bapak Imam mengaku sangat terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan jajaran Polres Situbondo. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Situbondo dan Sat Binmas. Sebagai penjual balon yang sedang sakit, saya benar-benar kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak. Alhamdulillah, uang saya dikembalikan untuk biaya menjahit seragam, dan anak saya mendapatkan seragam sekolah lengkap secara gratis,” ungkapnya dengan penuh haru.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Sat Binmas Polres Situbondo ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi dan kepedulian bagi warga yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak Indonesia.













