Lumajang

Layar Lebar Jadi Jendela Baru Promosi Wisata Lumajang, Bupati Buka Peluang Industri Film Nasional

×

Layar Lebar Jadi Jendela Baru Promosi Wisata Lumajang, Bupati Buka Peluang Industri Film Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat promosi pariwisata melalui kolaborasi dengan industri kreatif. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membuka peluang seluas-luasnya bagi rumah produksi nasional untuk menjadikan Lumajang sebagai lokasi syuting film.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri kegiatan Meet and Greet sekaligus Special Screening film Lastri: Arwah Kembang Desa di Mopic Cinemas Lumajang, Minggu (5/7/2026). Film bergenre horor tersebut mengambil sejumlah lokasi pengambilan gambar di Kabupaten Lumajang dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah mengatakan, kehadiran industri perfilman memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi media promosi wisata, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap proses produksi film melibatkan berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja lokal. Kondisi tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya mengucapkan terima kasih kepada sutradara dan seluruh tim film Lastri: Arwah Kembang Desa. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Lumajang sebagai lokasi syuting,” ujar Bunda Indah.

Ia menilai film merupakan salah satu media promosi yang efektif dalam memperkenalkan keindahan alam, budaya, serta berbagai potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas. Semakin banyak film yang mengambil latar di Lumajang, semakin besar pula peluang daerah tersebut dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus tujuan investasi di sektor ekonomi kreatif.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan siap memberikan dukungan kepada rumah produksi yang ingin melakukan pengambilan gambar di wilayahnya, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kami sangat terbuka. Jika ada produksi film lain yang ingin syuting di Lumajang, pemerintah daerah siap memberikan dukungan sesuai kewenangan yang kami miliki. Semoga semakin banyak sutradara Indonesia yang melihat Lumajang sebagai tempat yang menarik untuk berkarya,” katanya.

Bunda Indah berharap kehadiran film Lastri: Arwah Kembang Desa menjadi awal terjalinnya kolaborasi yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dengan industri perfilman nasional.

Melalui karya-karya kreatif yang mengangkat keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal, Lumajang diyakini akan semakin dikenal masyarakat Indonesia. Dampaknya diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat sektor ekonomi kreatif, memperluas peluang usaha bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, industri perfilman bukan sekadar ruang ekspresi seni, melainkan mitra strategis dalam membangun citra positif daerah, memperluas promosi pariwisata, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kreativitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *