Kabar Desa

Warga Pondok Kelor Probolinggo Sulap Limbah Plastik Jadi Dekorasi Gang Meriahkan HUT ke-81 RI

×

Warga Pondok Kelor Probolinggo Sulap Limbah Plastik Jadi Dekorasi Gang Meriahkan HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Pemerintah Desa (Pemdes) Pondok Kelor menggelar lomba kebersihan dan keindahan gang selama dua hari, Rabu-Kamis (26-27 Agustus 2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat setiap bulan Agustus.

Sebanyak 15 gang di Desa Pondok Kelor ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Tahun ini, lomba mengusung konsep mendaur ulang limbah plastik menjadi berbagai dekorasi dan ornamen yang menghiasi lingkungan warga.

Penilaian dilakukan oleh tim juri yang melibatkan unsur Kecamatan Paiton, Polsek Paiton, Koramil Paiton, Posal, Pemerintah Desa Pondok Kelor, serta perwakilan tokoh masyarakat.

Beragam kreativitas warga terlihat di masing-masing gang. Sejumlah warga memanfaatkan galon plastik bekas untuk menghias gapura. Limbah plastik lainnya diolah menjadi pot bunga, hiasan lampu gantung, serta berbagai ornamen dekoratif.

Suasana malam hari semakin semarak dengan kerlap-kerlip lampu hias yang menghiasi gang. Bahkan, warga membuat ikon menyerupai Menara Eiffel menggunakan bahan bambu sebagai salah satu daya tarik dekorasi.

Tak hanya menghadirkan dekorasi lingkungan, setiap gang juga menyiapkan penyambutan khusus ketika tim juri datang melakukan penilaian.

Para juri disambut dengan pengalungan bunga serta berbagai pertunjukan seni dan budaya. Mulai dari tarian tradisional, pencak silat, hingga penyambutan dengan konsep layaknya sebuah kerajaan.

Kekompakan tersebut menjadi gambaran tingginya partisipasi dan semangat gotong royong masyarakat Desa Pondok Kelor.

Kepala Desa Pondok Kelor, Fredericks Ade Chandra, S.T., mengapresiasi kreativitas dan kekompakan warga dalam menyemarakkan HUT ke-81 RI.

Menurutnya, lomba kebersihan dan keindahan gang merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi kegiatan yang ditunggu masyarakat. Selain mempercantik lingkungan, kegiatan tahun ini juga memberikan pesan penting tentang pemanfaatan limbah plastik melalui kreativitas warga.

“Tahun 2026 ini warga berkreasi menggunakan limbah daur ulang yang berbahan plastik,” jelas Fredericks.

Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam kegiatan tersebut.

“Kami sebagai motor penggerak di desa, harapannya ingin warga guyub dan rukun. Setiap tahunnya bisa saling bergotong royong,” katanya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Pondok Kelor, Yudhamasta Valdy Ardhansyah, mengatakan lomba dekorasi dan kebersihan gang diikuti 15 gang.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan sejumlah aspek penilaian, di antaranya kebersihan, kreativitas, kekompakan, serta berbagai aspek pendukung lainnya.

“Untuk kekompakan warga dalam mendekorasi gang ini sebenarnya sudah lama. Jadi, kami hanya melanjutkan saja. Kami berharap ke depannya warga bisa terus kompak dan rukun,” ujarnya.

Lomba hias gang dan kebersihan tersebut menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Pondok Kelor setiap bulan Agustus. Selain memperingati HUT Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

Dengan kreativitas memanfaatkan limbah plastik, warga Pondok Kelor membuktikan bahwa lingkungan yang indah dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan kepedulian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *