PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada diri Iptu Miftahol Rahman, yang saat ini dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Krejengan, Polres Probolinggo.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolsek Krejengan, Iptu Miftahol Rahman dikenal berupaya membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat. Kedekatannya dengan para ulama dan tokoh masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pendekatan secara humanis dinilai penting bagi seorang anggota Polri yang bertugas di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diketahui dan ditangani sejak dini.
Di sisi lain, sikap tegas tetap menjadi bagian dari pelaksanaan tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Ketegasan tersebut diperlukan untuk memastikan aturan tetap berjalan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Krejengan.
Sebelum dipercaya memimpin Polsek Krejengan, Iptu Miftahol Rahman telah memiliki pengalaman di sejumlah jabatan kepolisian.
Kariernya antara lain pernah bertugas sebagai Kanit Pidter Polres Sumenep, kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Kangayan dan Kapolsek Prenduan.
Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan tugas, terutama dalam menghadapi berbagai karakter masyarakat serta dinamika persoalan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kepolisian.
Setelah menjalankan tugas sebagai Kapolsek Prenduan, ia kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Kasubag Dalops Polres Sumenep, dilanjutkan sebagai Kasubag Bin Ops, sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Krejengan Polres Probolinggo.
Sebagai Kapolsek Krejengan, Iptu Miftahol Rahman juga menaruh perhatian terhadap pentingnya membangun sinergi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kedekatan dengan ulama dan masyarakat menjadi salah satu cara untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan warga. Selain menjaga keamanan, polisi juga diharapkan hadir sebagai bagian dari masyarakat yang mampu mendengarkan aspirasi serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.
Sikap ramah dalam berkomunikasi menjadi pendekatan yang dapat menciptakan hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat. Namun, dalam penegakan hukum, ketegasan tetap menjadi prinsip yang harus dijalankan.
Dengan pengalaman yang dimiliki serta pendekatan humanis yang dibangun, Iptu Miftahol Rahman diharapkan mampu terus menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kecamatan Krejengan.
Kehadiran polisi yang dekat dengan masyarakat, tetapi tetap tegas dalam menjalankan aturan, menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.













