Categories: Daerah

BUMDes Jrengik Jadi Sorotan, Aktivis BNPM Peringatkan Oknum: Jangan Main-Main dengan Uang Rakyat!

SAMPANG, DetikNusantara.co.id — Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, kini tengah menjadi sorotan tajam. Aktivis Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM), Ikmal, melayangkan kritik keras terkait efektivitas dan transparansi program desa yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga setempat.

Pria asal Margantoko ini mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh. Menurutnya, banyak program desa yang terkesan jalan di tempat dan kurang terbuka dalam laporan pertanggungjawabannya.

Ikmal menegaskan bahwa Dana Desa merupakan amanah besar yang bersumber dari uang rakyat. Oleh karena itu, pengelolaannya tidak boleh dilakukan secara tertutup atau hanya menguntungkan kelompok tertentu.

“Dana desa itu amanah rakyat, bukan uang pribadi. Jika ditemukan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum tertentu, Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah harus bertindak tegas tanpa pandang bulu,” ujar Ikmal saat memberikan keterangan pers, Selasa (12/05/2026).

Ia juga menyayangkan sikap pemerintah yang sejauh ini terkesan pasif. Menurutnya, bungkamnya otoritas terkait justru memperkeruh spekulasi di tengah masyarakat mengenai adanya ketidakberesan dalam birokrasi desa.

Lebih lanjut, Ikmal menuntut adanya langkah konkret dari dinas terkait agar persoalan di lapangan tidak berlarut-larut. Ia menggarisbawahi bahwa masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan keadilan ekonomi.

  • Tuntutan Utama: Evaluasi total terhadap manajerial BUMDes di Kecamatan Jrengik.
  • Audit Transparansi: Keterbukaan alokasi anggaran yang telah dikucurkan.
  • Tegakkan Aturan: Sanksi tegas bagi oknum yang terbukti menyalahgunakan anggaran.

Sebagai bentuk komitmen, Ikmal menyatakan tidak akan tinggal diam. Ia berencana menggandeng berbagai elemen mulai dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga rekan media untuk melakukan pengawasan ketat.

“Jangan sampai anggaran negara lenyap begitu saja sementara pemerintah hanya diam. Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata. Pemerintah harus tegak lurus pada aturan demi kesejahteraan masyarakat Kecamatan Jrengik,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di Kecamatan Jrengik belum memberikan tanggapan resmi mengenai sorotan yang disampaikan oleh aktivis BNPM tersebut.

Admin

Recent Posts

Revolusi Senyap Pasal 62 KUHAP 2025: Mengakhiri Drama “Pingpong” Perkara

Detiknusantara.co.id - Selama puluhan tahun, sistem peradilan pidana Indonesia tersandera oleh fenomena yang melelahkan sekaligus…

14 jam ago

Teror Ledakan Petasan di Kraksaan, Kasat Reskrim: Masih Kami Dalami dan Proses Lidik

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Masyarakat Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mendadak gempar. Sebuah aksi…

16 jam ago

Teror Petasan Guncang Kraksaan: Rumah Warga Alassumur Kulon Diserang Pria Berjaket Hitam

PROBOLINGGO, detiknusantara.co.id – Belum usai keresahan masyarakat Kabupaten Probolinggo terhadap aksi pembegalan yang mencekam, kini teror…

1 hari ago

Kongres PSSI Lumajang 2026: Fokus Pembinaan Usia Dini dan Transformasi Organisasi di Tengah Defisit Anggaran

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lumajang resmi menggelar Kongres Tahunan 2026 dengan agenda…

2 hari ago

Eks Kepala Puskesmas Krejengan Buka Suara Terkait Isu Penyalahgunaan Anggaran dan Dugaan Perselingkuhan Oknum Pegawai

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Mantan Kepala Puskesmas Krejengan, dr. Mohammad Erfan Kafiluddin, memberikan klarifikasi tegas terkait…

2 hari ago

Korban Penipuan Cathay Pacific Menanti Keadilan, Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka LSS di Polrestabes Surabaya

SURABAYA – Kasus dugaan penipuan paket perjalanan mewah ke Jepang yang merugikan sebuah keluarga di…

2 hari ago