PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Stadion Gelora Kraksaan menjadi saksi antusiasme ratusan peternak unggas pada Sabtu (27/12/2025). Komunitas peternak entog yang tergabung dalam Mentok Bromo Groupmenggelar kopi darat (kopdar) akbar yang dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan menjadi ruang dialog strategis antara pelaku usaha mikro dengan pihak legislatif untuk memperkuat sektor peternakan di wilayah Probolinggo.
Dalam sambutannya, Oka Mahendra memberikan apresiasi tinggi terhadap ketahanan ekonomi para peternak entog. Menurutnya, sektor ini merupakan pilar ekonomi kerakyatan yang nyata dan memiliki daya tahan tinggi terhadap fluktuasi ekonomi.
“Kami di DPRD berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan budidaya dan pemasaran di sektor peternakan. Peternakan entog bukan lagi sekadar hobi sampingan, melainkan komoditas menjanjikan. Probolinggo harus mampu memposisikan diri sebagai pemasok utama daging entog di Jawa Timur,” tegas Oka di hadapan anggota komunitas.
Dalam sesi dialog terbuka, para peternak menyampaikan sejumlah tantangan di lapangan. Menanggapi hal tersebut, poin-poin solusi yang dirumuskan dalam pertemuan ini meliputi:
- Stabilitas Pakan: Peternak berharap adanya skema bantuan atau edukasi mengenai pengolahan pakan alternatif yang murah namun berkualitas untuk menekan biaya produksi.
- Standarisasi Bibit: Peningkatan edukasi mengenai seleksi bibit unggul agar masa panen lebih cepat dan hasil daging lebih maksimal.
- Proteksi Harga: Rencana pembentukan koperasi resmi sebagai wadah kolektif untuk menjaga stabilitas harga jual dan memutus rantai tengkulak yang kerap merugikan peternak.
Selain diskusi formal, acara ini dimeriahkan dengan pameran berbagai varietas entog unggulan. Kehadiran jenis Mentok Dragon yang eksotis serta Mentok Jumbo dengan bobot maksimal menjadi daya tarik pengunjung di area Stadion Gelora Kraksaan.
Ketua Komunitas Mentok Bromo Group berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin bulanan. “Tujuan utama kami adalah mempererat solidaritas, menarik minat generasi muda untuk beternak, serta memastikan nilai ekonomi entog terus meningkat,” pungkasnya.













