Categories: Berita

Penyaluran BLT Kesra 2025 di Sumenep Dikeluhkan, Banyak Warga Tidak Menerima Haknya

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) yang seharusnya menjadi penyelamat masyarakat kurang mampu justru menuai kekecewaan. Di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Sumenep, banyak masyarakat mengeluhkan bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran dan tidak transparan dalam distribusinya.

Sejumlah masyarakat mengaku namanya tercatat sebagai penerima, dan ada yang terdaftar sebagai penerima uangnya tak bisa di cairkan akibat mekanisme penyaluran yang cenderung agak ketat, Di sisi lain, ada pula sebagian masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu justru disebut menerima BLT Kesra. Kondisi ini memicu kekecewaan dan kecurigaan publik terhadap proses pendistribusian bantuan tersebut.

Tim media kemudian melakukan konfirmasi ke kantor PT Pos Indonesia setempat terkait data penerima BLT Kesra, termasuk daftar masyarakat yang sudah menerima maupun yang belum tersalurkan. Namun jawaban yang diberikan justru mengejutkan.

“Pihak pos mengaku tidak mengetahui secara detail soal data penerima dan data yang belum tersalurkan,” ungkap salah satu anggota tim media usai melakukan konfirmasi.Senin, 01/12/2025

Pernyataan tersebut dinilai janggal dan sulit diterima akal sehat. Pasalnya, pihak pos adalah instansi resmi yang bertanggung jawab langsung dalam penyaluran bantuan sekaligus memegang data by name by address penerima. Bila pihak pos mengaku tidak tahu data penerima, lalu siapa yang sebenarnya memegang kendali atas pendistribusian bantuan negara ini?

Sementara itu, pihak pemerintah desa menegaskan bahwa peran desa hanya sebatas memfasilitasi kehadiran masyarakat serta membantu proses administrasi di lapangan. Penentuan penerima, pencairan dana, hingga validasi data berada di tangan pihak pos.

“Desa tidak menentukan siapa yang menerima dan siapa yang tidak. Data sudah ditetapkan dari pusat, kami hanya membantu proses teknis di lapangan,” ujar salah satu perangkat desa yang enggan disebut namanya.

Sikap pihak pos yang terkesan melempar tanggung jawab ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik menilai ada indikasi ketidakberesan dalam sistem distribusi bantuan yang seharusnya diawasi secara ketat. Jika data penerima saja tidak dikuasai oleh pihak penyalur, maka wajar jika bantuan menjadi salah sasaran.

Masyarakat mendesak agar instansi terkait segera melakukan audit terbuka terhadap penyaluran BLT Kesra. Aparat pengawas dan lembaga penegak hukum pun diminta turun tangan agar tidak ada praktik pembiaran, manipulasi data, atau dugaan permainan dalam distribusi bantuan untuk rakyat kecil.

BLT Kesra adalah hak masyarakat miskin, bukan hadiah yang bisa dibagikan secara sembarangan. Ketika hak itu tidak sampai ke tangan yang berhak, maka bukan sekadar kesalahan teknis-melainkan bentuk kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago