Daerah

Perkuat Sinergi, PKDI Probolinggo Gelar Halal Bihalal dan Ngopi Bareng 600 Kepala Desa se-Jawa Timur

×

Perkuat Sinergi, PKDI Probolinggo Gelar Halal Bihalal dan Ngopi Bareng 600 Kepala Desa se-Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Guna mempererat tali silaturahmi dan menyatukan visi pembangunan desa, Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) sukses menyelenggarakan acara Halal Bihalal dan Ngopi Bareng di Graha Kedaton Maron, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (8/4/2026).

Kegiatan berskala besar ini dihadiri oleh sekitar 600 undangan. Turut hadir tokoh-tokoh penting di antaranya:

  • Gus Muhammad Yusuf (Ketua Dewan Pembina PKDI Pusat)
  • Sujiono (Ketua PKDI Pusat)
  • Dr. Syaifullah Mahdi, S.H., M.M. (Ketua PKDI Jawa Timur)
  • dr. Mohammad Haris (Gus Haris) (Bupati Probolinggo)

Ketua PKDI Kabupaten Probolinggo, Sanemo, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkuat soliditas antarkepala desa di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Tujuan utama kami adalah mempererat silaturahmi agar para kepala desa tetap kompak, guyub, dan rukun. Kami sangat mengapresiasi dukungan Bapak Bupati yang selalu hadir mengawal program pemerintah menuju Probolinggo yang SAE,” ujar Sanemo.

Ia berharap pertemuan ini mampu memicu semangat baru bagi para kepala desa untuk mengoptimalkan pembangunan dan penguatan ekonomi desa, meskipun tantangan anggaran mulai terasa.

Salah satu poin penting yang disoroti Sanemo adalah strategi menghadapi pengurangan dana desa. Ia menekankan bahwa kreativitas dan inovasi kini menjadi harga mati bagi setiap pemimpin di tingkat desa.

“Dana desa saat ini semakin terbatas. Kondisi ini menuntut kita untuk menghadirkan terobosan baru agar pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris Damanhury (Gus Haris), dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terbentuknya wadah PKDI. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa adalah kunci dalam menghadapi persoalan di lapangan.

“Kita semua memiliki persoalan yang sama, baik di Probolinggo maupun Jawa Timur secara umum. Karena kepala desa adalah pihak yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, kita harus saling menguatkan,” tutur Gus Haris.

Gus Haris juga mengajak seluruh kepala desa untuk bersinergi secara berkelanjutan demi mewujudkan visi pembangunan yang merata. Dengan semangat gotong royong, diharapkan program-program strategis dapat terealisasi demi masyarakat Probolinggo yang lebih sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *