JAKARTA, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor perhubungan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi dalam koordinasi teknis bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.
Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menghadiri langsung Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang digelar di Redtop Hotel & Convention Centre, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, kehadiran ini menegaskan keseriusan daerah dalam menyelaraskan kebijakan transportasi lokal dengan standar nasional.
Rakornis ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret pemenuhan SDM transportasi yang profesional dan adaptif. Beberapa poin utama dalam agenda tersebut meliputi:
- Sinkronisasi Kebijakan: Menyelaraskan kebutuhan SDM daerah dengan standar operasional Kemenhub RI.
- Pendidikan Vokasi: Memperkuat keterkaitan antara pelatihan teknis dengan kebutuhan riil di lapangan.
- Penandatanganan Kerja Sama: Penjalinan komitmen antar pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi sektor transportasi yang dinamis.
Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menegaskan bahwa pembangunan sektor transportasi tidak boleh hanya terpaku pada fisik atau infrastruktur semata.
“Pembangunan sektor transportasi tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas manusia yang mengelolanya. Dengan SDM yang kompeten, kita bisa menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati Haris.
Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Kemenhub terus mendorong standarisasi kompetensi di semua moda transportasi. Hal ini disambut baik oleh Pemkab Probolinggo sebagai upaya mempercepat pembangunan berbasis konektivitas wilayah.
Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil koordinasi ini dengan langkah-langkah praktis di daerah.
“Kami akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat serta lembaga pendidikan dan pelatihan agar SDM transportasi di Kabupaten Probolinggo semakin berkualitas dan berdaya saing,” jelas Edy.
Penguatan SDM ini diharapkan memberikan dampak domino bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo, di antaranya:
- Peningkatan Keselamatan: Petugas yang lebih terlatih dalam mengelola manajemen lalu lintas dan transportasi umum.
- Efisiensi Pelayanan: Layanan transportasi yang lebih terintegrasi dan modern.
- Pertumbuhan Ekonomi: Konektivitas yang lancar akan mempermudah mobilisasi logistik dan masyarakat, yang pada akhirnya memacu ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Dengan keikutsertaan aktif dalam forum nasional ini, Pemkab Probolinggo menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus memastikan pelayanan publik di Bumi Rengganis semakin optimal.











