Berita

Jalan Pelabuhan Batu Guluk Kangean Rusak Parah, Pengendara: Kami Takut Truk Terguling!

×

Jalan Pelabuhan Batu Guluk Kangean Rusak Parah, Pengendara: Kami Takut Truk Terguling!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Kondisi infrastruktur jalan di Pelabuhan Batu Guluk, Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, struktur jalan yang tidak stabil, berlubang, dan penuh kubangan air dikeluhkan oleh para pengguna jasa pelabuhan, terutama sopir truk bermuatan berat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan ini terkesan dibiarkan tanpa penanganan serius. Padahal, Pelabuhan Batu Guluk merupakan urat nadi transportasi laut yang menghubungkan Pulau Jawa, daratan Sumenep, dan Kepulauan Kangean.

Kondisi jalan yang tidak rata ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para sopir truk. Setiap kali melakukan proses bongkar muat (naik-turun kapal), risiko kendaraan oleng hingga terguling menghantui mereka.

“Ketika kami turun atau naik dari kapal, pikiran kami sering bimbang. Muatan kami berat, dan dengan kondisi jalan yang miring serta berlubang seperti ini, kami takut truk terguling,” ujar Sani, salah seorang sopir truk yang kerap melintasi jalur tersebut.

Hal senada diungkapkan warga setempat yang menyayangkan lambatnya respon pihak otoritas. Mereka menilai, dengan aktivitas pelabuhan yang sangat padat dan lancar, seharusnya fasilitas penunjang seperti jalan menjadi prioritas utama demi keselamatan publik.

Secara administratif, Pelabuhan Batu Guluk berada di bawah naungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget. Para pengendara dan masyarakat kepulauan kini mendesak pihak terkait, mulai dari:

  • Kementerian Perhubungan (Direktorat Jenderal Perhubungan Laut)
  • PT Pelindo
  • PT ASDP Indonesia Ferry

Masyarakat berharap instansi tersebut segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum memakan korban jiwa atau kerugian materiil yang lebih besar.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak Dinas Perhubungan di Kangean untuk meminta klarifikasi terkait langkah penanganan jalan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, kantor setempat dalam kondisi tutup dan belum ada pejabat berwenang yang dapat dimintai keterangan.

Kini, bola panas ada di tangan pemangku kebijakan. Akankah akses vital bagi warga Kangean ini segera diperbaiki, atau justru dibiarkan hingga kerusakan kian parah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *