Categories: Berita

Aset Genetik Nasional Kopi Milo Pace Musnah Massal, Petani Jember Tagih Janji Perlindungan dari Bupati Jember

Jember – Kasus dugaan perusakan tanaman kopi varietas Milo di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, milik Hasan Putra, menyita perhatian publik. Tanaman kopi yang telah resmi terdaftar sebagai varietas lokal oleh Kementerian Pertanian pada tahun 2023 itu dirusak oleh pihak tidak dikenal. Ironisnya, laporan Hasan ke Polres Jember justru ditindaklanjuti sebagai dugaan kasus pencurian, bukan perusakan sebagaimana dilaporkan.

 

Kuasa hukum Hasan, Ali Safit Tarmizi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa lahan yang ditanami kopi tersebut merupakan tanah kas desa (TKD) milik Pemerintah Desa Pace. Hasan menempati lahan itu dengan status sewa resmi dan selama bertahun-tahun telah mengelolanya secara produktif. “Empat bulan sebelum masa sewa berakhir, klien kami sudah berniat memperpanjang kontrak dengan desa. Namun, sebelum proses perpanjangan selesai, tanaman kopi di lahan itu justru dirusak secara masif, padahal masih dalam masa pemeliharaan,” ujar Ali Safit saat ditemui wartawan, Kamis (9/10).

 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebelum perusakan terjadi, Hasan menerima surat somasi dari Kepala Desa Pace yang memintanya segera mengosongkan lahan tanpa dasar hukum yang jelas. “Tidak lama setelah somasi itu, perusakan pun terjadi. Kami menduga ada keterkaitan antara peristiwa ini dengan oknum di pemerintahan desa,” tambahnya.

 

Kuasa hukum Hasan juga menyesalkan langkah aparat kepolisian yang menilai kasus tersebut sebagai dugaan pencurian, bukan perusakan. “Klien kami melaporkan tindakan pengerusakan, tetapi yang diproses malah dugaan pencurian. Padahal, kerugian mencapai sekitar Rp2 miliar karena seluruh tanaman kopi varietas Milo Pace musnah,” jelasnya.

 

Menurut Ali Safit, laporan resmi telah disampaikan ke Bupati Jember dan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, namun hingga kini belum ada tanggapan maupun tindakan nyata. Ia menilai hal ini sangat disayangkan mengingat varietas Milo Pace merupakan hasil inovasi petani lokal yang telah diakui secara nasional oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian. “Ini ironis. Varietas Milo Pace adalah kebanggaan masyarakat Jember. Namun lahan yang menumbuhkan varietas unggulan ini justru dirusak tanpa kejelasan hukum,” tegasnya.

 

Ia berharap aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti kasus tersebut secara serius. Ia juga meminta Kementerian Pertanian turun tangan untuk melindungi varietas kopi Milo Pace sebagai aset genetik pertanian lokal yang telah diakui negara.

 

Sementara itu, Amrin Tumanggor, petani kopi dari Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, turut menyuarakan dukungannya terhadap langkah hukum yang ditempuh Hasan dan tim kuasa hukumnya. “Sudah seharusnya Pemkab Jember hadir melindungi petani kopi. Bupati jangan hanya sibuk ngurus sertifikat tanah di Karangharjo, tapi juga memperhatikan nasib petani kopi di Pace,” ujarnya.

 

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat Jember, yang berharap keadilan ditegakkan dan keberlanjutan varietas kopi lokal unggulan tetap terlindungi. (r1ck)

Redaksi

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

1 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

1 hari ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

1 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

2 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

3 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

3 hari ago