PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id –
Jatinah, 62 tahun, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, diduga menjadi korban penipuan oleh seorang oknum guru berinisial SB. Uang senilai Rp153 juta yang ia serahkan sebagai biaya kelulusan PNS raib tanpa kejelasan.
Dari kererangan korban, kasus ini bermula pada Januari 2022, ketika SB datang ke rumah Jatinah menawarkan jalan pintas agar anaknya, DW (36), bisa lolos seleksi pegawai negeri di bidang kesehatan.
Dengan alasan ada “biaya operasional hingga tingkat provinsi”, SB meminta dana secara bertahap hingga mencapai ratusan juta rupiah untuk memperlancar proses tersebut.
Jatinah, yang saat itu percaya dan berharap besar pada janji tersebut, menyanggupi permintaan SB. Uang diserahkan bertahap, sebagian disertai bukti kwintasi. Namun hingga akhir 2025, jabatan dan status PNS yang dijanjikan tak kunjung datang.
Upaya keluarga meminta pengembalian uang juga tak membuahkan hasil. Terakhir, SB berjanji mengembalikan dana itu pada 7 Oktober 2025, tapi hingga kini tak ada itikad baik yang terlihat.
“Karena tidak ada kejelasan, saya akhirnya melapor ke Polres Probolinggo,” ujar DW anak korban, Senin (20/10).
Kasus ini memicu perhatian warga sekitar yang berharap polisi menindak tegas praktik penipuan berkedok penerimaan pegawai negeri.
Kasihumas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanty, membenarkan laporan tersebut.
“Benar, korban melaporkan dugaan penipuan dengan modus menjanjikan menjadi PNS tenaga kesehatan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” katanya melalui pesan selukernya.
Polisi kini tengah menelusuri bukti dan keterangan saksi untuk memastikan keterlibatan oknum guru tersebut.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…
BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…
Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…