Pemerintahan

Jalan Rusak Berat Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Mulai Garap Tempeh-Gesang

×

Jalan Rusak Berat Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Mulai Garap Tempeh-Gesang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus melakukan penanganan jalan rusak secara bertahap dengan menetapkan ruas yang paling membutuhkan perbaikan sebagai prioritas.

Salah satu ruas yang mendapat perhatian adalah jalan Tempeh-Gesang sepanjang 5,2 kilometer. Ruas tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada November 2026 melalui program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Endah Mardiana, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan inventarisasi kondisi jalan di berbagai wilayah untuk menentukan skala prioritas penanganan.

Menurut Endah, pada awal kepemimpinan bupati pada 2025 terdapat sekitar 110 ruas jalan yang masuk kategori rusak berat. Selain itu, masih terdapat ratusan kilometer jalan dengan kondisi rusak sedang dan ringan dari total sekitar 1.090 kilometer jaringan jalan kabupaten.

“Memang pemerintah sudah memprioritaskan agar infrastruktur jalan menjadi prioritas penanganan di setiap tahun. Tetap kita bertahap, tidak mungkin satu tahun selesai semua dengan anggaran efisiensi,” kata Endah, Senin (28/9/2026).

Keterbatasan anggaran membuat Pemkab Lumajang harus melakukan perbaikan jalan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan. Ruas dengan kondisi yang dinilai lebih mendesak akan didahulukan.

Salah satunya adalah ruas jalan Tempeh-Gesang sepanjang 5,2 kilometer. Menurut Endah, ruas tersebut telah diusulkan kepada kementerian dan mendapatkan dukungan untuk peningkatan jalan melalui program IJD.

“Tempeh-Gesang itu 5,2 kilometer ini sudah masuk di usulan kementerian dan sudah juga sampai terakhir kemarin tersampaikan bahwa kita akan mendapatkan peningkatan jalan di ruas jalan tersebut,” ujar Endah.

Dengan adanya dukungan tersebut, pengerjaan ruas Tempeh-Gesang ditargetkan mulai dilakukan pada November 2026.

Selain Tempeh-Gesang, Pemkab Lumajang juga menyiapkan penanganan ruas Gesang-Tumpeng. Dari total panjang sekitar 6 kilometer, sekitar 4 kilometer di antaranya mengalami kerusakan berat.

Namun, perbaikan tidak langsung dilakukan terhadap seluruh ruas yang rusak. Pemerintah daerah akan memulai pekerjaan pada sekitar 1 kilometer terlebih dahulu.

“Gesang-Tumpeng total 6 kilometer, untuk yang rusak berat itu 4 kilometer, tapi kita akan selesaikan dulu sekitar 1 kilometer dan ini akan dilanjutkan pada 2027,” jelas Endah.

Sementara itu, ruas Tumpeng-Pasru yang juga mengalami kerusakan berat masuk dalam rencana penanganan berikutnya.

Pola perbaikan secara bertahap tersebut dilakukan Pemkab Lumajang untuk menyesuaikan kemampuan anggaran sekaligus memastikan ruas jalan yang paling membutuhkan penanganan dapat dikerjakan terlebih dahulu.

Penanganan jalan rusak di sejumlah wilayah Lumajang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas masyarakat.

Perbaikan jalan juga dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga, distribusi barang dan aktivitas ekonomi di kawasan yang terhubung dengan ruas tersebut.

Pemkab Lumajang memastikan program perbaikan jalan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas, kondisi kerusakan, serta kemampuan anggaran daerah.

Dengan pola tersebut, pemerintah daerah berupaya mempercepat penanganan jalan rusak berat sekaligus menjaga agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *