Daerah

Kiprah Kapus Paiton Duwi Purwadji di Garis Depan Layanan Kesehatan Muktamar ke-35 NU

×

Kiprah Kapus Paiton Duwi Purwadji di Garis Depan Layanan Kesehatan Muktamar ke-35 NU

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JOMBANG, detiknusantara.co.id — Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, tidak hanya menjadi panggung dinamika organisasi warga Nahdliyin. Di balik padatnya agenda lima tahunan tersebut, deretan tenaga medis bergerak sigap menjaga kondisi fisik dan kesehatan puluhan ribu muktamirin serta muhibbin yang memadati arena.

Salah satu figur yang terlibat aktif di garis depan posko pelayanan kesehatan adalah Duwi Purwadji, S.Kep.Ns. Pria yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Paiton, Kabupaten Probolinggo, ini juga merupakan pengurus aktif di Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Pengurus Cabang NU (PCNU) Kraksaan.

Selama rangkaian muktamar berlangsung, Duwi terjun langsung siaga di pos pelayanan kesehatan 24 jam yang disiagakan panitia di area perhelatan.

“Sesuai dengan komitmen LKNU dan tugas kemanusiaan, kami hadir untuk memastikan kesehatan peserta tetap terjaga. Mayoritas keluhan yang kami tangani adalah kelelahan akibat perjalanan jauh, penurunan stamina, serta dehidrasi,” ujar Duwi Purwadji saat ditemui di posko kesehatan, Minggu (30/8/2026).

Bagi Duwi, keterlibatannya dalam muktamar kali ini merupakan wujud pengabdian ganda  baik dalam kapasitas profesionalnya sebagai pelayan kesehatan publik maupun sebagai kader kiai di lingkungan PCNU Kraksaan. Bersama tim medis lintas daerah, ia menangani pemeriksaan kesehatan berkala, penyediaan obat-obatan, hingga tindakan darurat awal bagi para peserta.

Panitia Muktamar ke-35 NU sendiri mendirikan sejumlah posko kesehatan yang tersebar di titik-titik strategis arena muktamar. Setiap posko diperkuat tim medis bergilir, armada ambulans siaga, serta sistem rujukan cepat ke rumah sakit daerah setempat untuk mengantisipasi kondisi darurat. (Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *