JAKARTA,DetikNusantara.co.id – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatat pencapaian besar dalam pemberantasan korupsi. Dalam waktu kurang dari setahun, lebih dari 80 tersangka berhasil ditangkap, termasuk pejabat tinggi dan pengusaha besar. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memutus rantai praktik korupsi yang selama ini dianggap sulit disentuh hukum.
Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Satria, menegaskan, dalam waktu kurang dari setahun, lebih dari 80 orang tersangka dari berbagai latar belakang, termasuk pejabat tinggi dan pengusaha besar, telah ditangkap.
Bahkan, figur-figur yang selama ini dianggap kebal hukum, kini diproses secara transparan.
” Pemerintah menilai korupsi bukan hanya soal kejahatan finansial, melainkan penghambat pembangunan nasional yang berdampak langsung pada masyarakat,” ungkapnya.
Selain penindakan kata dia, strategi pencegahan juga terus diperkuat melalui pengawasan digital, transparansi anggaran, perbaikan birokrasi, hingga perlindungan pelapor pelanggaran.
Sistem ini dirancang untuk menutup celah korupsi dan menumbuhkan budaya pemerintahan yang bersih.
Dengan langkah tegas ini, apakah Indonesia sedang memasuki babak baru dalam perang melawan korupsi?
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…
SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…
BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…