Categories: BeritaPemerintahan

Pawai Obor 10 Muharram Terangi Peresmian Kantor Desa, Simbol Asa Baru Pakuniran

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Semarak 10 Muharram 1447 Hijriah di Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Probolinggo, tahun ini terasa istimewa. Ribuan cahaya obor menerangi malam Minggu (06/07/2025) dalam pawai obor akbar yang sekaligus menandai peresmian Kantor Desa Pakuniran yang baru. Cahaya obor yang bergerak dari lapangan hingga kantor desa ini tak hanya menjadi pemandangan indah, namun juga simbol asa dan semangat baru menuju Desa Pakuniran yang lebih maju.

Kepala Desa Pakuniran, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa peringatan 10 Muharram kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya pawai obor diikuti oleh para santri, tahun ini Pemerintah Desa berkolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan di Desa Pakuniran. “Peringatan tahun baru Islam kali ini sedikit berbeda. Selain meresmikan kantor desa, pelaksanaan pawai obor ini melibatkan lembaga pendidikan dari tingkat RA, TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga masyarakat umum. Total pesertanya kurang lebih 1.500 orang,” ungkap Fauzi.

Suasana Muharram semakin mengharu biru setelah pawai obor usai. Pemerintah Desa Pakuniran, bersinergi dengan Ranting NU Desa Pakuniran, juga memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim. Pemberian santunan ini menjadi wujud kepedulian, dengan harapan anak-anak yatim tersebut tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan dan kelak menjadi individu yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Masyarakat Pakuniran dibuat terpukau dengan megahnya Kantor Desa yang baru. Ahmad Fauzi, didampingi perangkat desa, dan Camat Pakuniran, Zainuri secara resmi meresmikan kantor yang dibangun untuk melayani masyarakat tersebut. “Saya selaku Kepala Desa, mewakili Pemerintah Desa Pakuniran, membangun Kantor Desa ini untuk warga kami. Semoga kami bisa memberikan pelayanan yang maksimal dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Fauzi juga mengajak seluruh warga dan lembaga kemasyarakatan di Desa Pakuniran untuk terus mendukung program dan kegiatan Pemerintah Desa. “Kami berharap kepada seluruh warga dan lembaga yang ada di desa Pakuniran ini untuk terus mendukung program kegiatan desa, agar desa Pakuniran ini menjadi lebih maju dan menjadi desa percontohan untuk desa lainnya,” pungkasnya penuh harap.

Redaksi

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

1 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

1 hari ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

2 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

3 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

4 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

4 hari ago