Jember – Sekolah memastikan bahwa tidak ada penahanan ijazah dalam bentuk apapun, karena ijazah merupakan hak penuh setiap siswa yang telah menuntaskan pendidikannya.
Salah satu wujud pelayanan prima yang dilakukan oleh sekolah bagi siswa yang berhalangan hadir untuk mengambil ijazah adalah dengan mengantarkan ijazah ke rumah siswa, sehingga hak mereka tetap terjamin.
Kebijakan ini merupakan wujud nyata dalam mendukung terciptanya layanan pendidikan yang ramah.
Kepala SMAN PLUS SUKOWONO, Nunung Tri Wahyuni, S.Pd. menyampaikan, “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan orang tua, termasuk dalam proses pengambilan ijazah. Oleh karena itu, lulusan SMAN PLUS SUKOWONO dapat mengambil ijazah secara gratis, tanpa syarat, dan tanpa hambatan.”
Hal ini mendapat respon positif dari para alumni, M. Haikal, “Saya merasa senang, adanya pengambilan ijazah tanpa syarat, karena ijazah sangat penting untuk kami bekerja dan melanjutkan kuliah.”
SMAN PLUS SUKOWONO terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang ramah dan memberikan kepastian hak pendidikan bagi seluruh peserta didik, dengan memastikan setiap lulusan dapat menerima ijazah nya dengan mudah, sehingga bisa segera melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau untuk memasuki dunia kerja. (r1ck)
DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…
DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…
DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…