SURABAYA, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat Pro-Jokowi (PROJO) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Resto Jos Gandos, Jemursari, Surabaya, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak se-Jawa Timur serta program bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis bagi anak-anak kurang mampu.
Rakorda dihadiri jajaran Dewan Penasehat, pengurus harian, serta para wakil ketua bidang. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD PROJO Jawa Timur dan membahas arah gerak organisasi dalam memperkuat konsolidasi internal maupun pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Program ini dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan soliditas kader, serta menyamakan persepsi dan langkah perjuangan hingga tingkat akar rumput.
Selain fokus pada penguatan organisasi, Rakorda juga membahas agenda eksternal berupa rencana kunjungan silaturahmi ke kediaman Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo. Kunjungan tersebut masih menunggu konfirmasi jadwal dari pihak terkait.
DPD PROJO Jawa Timur menegaskan bahwa agenda silaturahmi tersebut bukan bagian dari aktivitas politik praktis, melainkan bentuk komitmen relawan untuk terus menjalin komunikasi serta menyerap masukan terkait pembangunan desa, distribusi pupuk, dan penguatan ketahanan pangan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Pertemuan ini bukan soal politik praktis. Kami ingin memastikan berbagai program yang menyentuh masyarakat, khususnya di sektor desa, pupuk, dan ketahanan pangan, benar-benar berjalan hingga tingkat bawah,” ujar salah satu peserta Rakorda.
Dalam kesempatan yang sama, PROJO Jawa Timur juga meluncurkan rencana program bakti sosial bertajuk “Senyum Kembali”, yakni layanan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah di Jawa Timur.
Ketua DPD PROJO Jawa Timur, Muhammad Sholeh, mengatakan masih banyak anak yang hidup dengan kondisi bibir sumbing karena keterbatasan biaya dan minimnya akses informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia.
Menurutnya, operasi bibir sumbing tidak hanya memberikan perubahan secara fisik, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup, kepercayaan diri, serta masa depan anak-anak yang membutuhkan.
“PROJO lahir dari semangat gotong royong. Jika ada anak yang bisa kembali tersenyum dengan sempurna karena bantuan kita, itu merupakan bentuk pengabdian yang sangat berarti. Pada tahap pertama, kami menargetkan 100 anak di 10 kabupaten di Jawa Timur. Seluruh layanan diberikan gratis, mulai dari operasi hingga perawatan inap. Kami juga menggandeng dokter relawan dan rumah sakit mitra untuk menyukseskan program ini,” tegas Muhammad Sholeh.
Melalui hasil Rakorda ini, PROJO Jawa Timur berharap dapat memperkuat peran organisasi tidak hanya sebagai wadah konsolidasi relawan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang aktif menghadirkan solusi nyata melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
BANGKALAN, DetikNusantara.co.id — Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh video terkait proses rujukan seorang…
BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan melakukan pengawalan dan pengamanan ketat terhadap…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pesan bijak almarhum KH Ahmad Nizar Jakfar kembali menggema dalam acara Tasyakkuran…
SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pencemaran lingkungan di kawasan pesisir Kecamatan Banyuglugur,…
SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Camat Bungatan, Yogie Kripsian Sah, terus melakukan berbagai inovasi untuk mendekatkan pelayanan…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret mantan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…