Olahraga

Reno Handoyo Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Periode 2026–2030, Gantikan H. Zainul Hasan

×

Reno Handoyo Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Periode 2026–2030, Gantikan H. Zainul Hasan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Reno Handoyo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Gedung Madakaripura Lantai 5, Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Sabtu (1/8/2026).

Reno Handoyo akan memimpin KONI Kabupaten Probolinggo untuk periode 2026–2030, menggantikan H. Zainul Hasan yang telah mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo.

Proses pemilihan berlangsung lancar dan demokratis. Sidang dipimpin oleh Muchlis selaku ketua sidang, didampingi Budi Eko Prasetyo dan Erfan Yulianto sebagai anggota sidang.

Dalam tahapan pencalonan, Reno Handoyo menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi serta memperoleh dukungan lebih dari 50 persen ditambah satu dari total 44 cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara. Atas dasar tersebut, forum Musorkab secara resmi menetapkan Reno Handoyo sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 secara aklamasi.

Dalam pemaparan visi dan misinya, Reno menegaskan komitmennya untuk membawa olahraga Kabupaten Probolinggo semakin maju, profesional, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Ia menargetkan terwujudnya tata kelola organisasi KONI yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada prestasi. Menurutnya, organisasi yang sehat merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.

Selain itu, Reno akan memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini guna menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan. Peningkatan kualitas pelatih dan pengurus cabang olahraga juga menjadi salah satu prioritas melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.

Tak hanya berfokus pada pembinaan prestasi, Reno juga mengusung pengembangan sport tourism atau wisata olahraga secara berkelanjutan. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai event olahraga yang tidak hanya meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata Kabupaten Probolinggo.

Untuk mendukung berbagai program tersebut, Reno berkomitmen membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, investor, dan sektor industri agar turut berkontribusi dalam pengembangan olahraga melalui program kemitraan maupun tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“KONI tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet berjalan maksimal dan prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo terus meningkat,” ujar Reno saat menyampaikan visi dan misinya.

Terpilihnya Reno Handoyo secara aklamasi sekaligus menandai babak baru kepemimpinan KONI Kabupaten Probolinggo. Dengan estafet kepemimpinan dari H. Zainul Hasan kepada Reno Handoyo, diharapkan KONI semakin solid, profesional, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Detik Nusantara