Categories: Daerah

RSUD dr. Haryoto Lumajang Tetap WFO 100%, Siapkan Layanan Ring Jantung dan Saraf Tahun Ini

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – RSUD dr. Haryoto Lumajang menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Lumajang. Di tengah tren kerja jarak jauh, rumah sakit pelat merah ini memastikan seluruh staf tetap bekerja di kantor atau Work From Office (WFO) guna menjamin respons cepat terhadap kebutuhan pasien.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yanna Susanti, menegaskan bahwa kebijakan WFO berlaku bagi seluruh elemen pegawai, tanpa terkecuali. Baik tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien maupun staf di bagian manajemen struktural tetap masuk seperti biasa.

“Kami semua tetap masuk dan tidak menerapkan WFH. Kebijakan ini diambil karena banyak pekerjaan rumah sakit yang tidak mungkin dilakukan secara remote. Koordinasi cepat adalah kunci dalam layanan kesehatan,” ujar dr. Yanna.

Menurutnya, dinamika di rumah sakit memerlukan pengambilan keputusan instan yang hanya bisa dilakukan jika koordinasi antar-divisi terjadi secara tatap muka dan langsung di area kerja.

Selain fokus pada kedisiplinan pegawai, RSUD dr. Haryoto tengah bersiap mengoperasikan instrumen medis mutakhir yang telah tiba pada akhir tahun 2025 lalu. Meski alat sudah tersedia, operasional secara massal masih menunggu persetujuan dari BPJS Kesehatan.

Beberapa poin penting terkait kesiapan alat kesehatan (alkes) baru ini meliputi:

  • Perawatan Intensif: Pihak RS rutin melakukan pemeliharaan suhu ruangan standar medis agar perangkat tetap dalam kondisi prima.
  • Uji Kelayakan Pembiayaan: BPJS Kesehatan sedang melakukan penilaian kelayakan dari sisi pembiayaan guna memastikan pasien mendapatkan proteksi biaya penuh.
  • Target Operasional: RSUD dr. Haryoto menargetkan alat ini sudah bisa digunakan sepenuhnya pada tahun 2026.

“Mayoritas pasien kami adalah peserta BPJS. Agar masyarakat bisa ter-cover sepenuhnya, kami harus memastikan seluruh izin operasional dan administratif dari BPJS selesai terlebih dahulu,” tambah dr. Yanna.

Kehadiran alkes baru ini diproyeksikan akan membawa perubahan besar bagi layanan kesehatan di Lumajang. Alkes tersebut dikhususkan untuk tindakan medis tingkat lanjut, di antaranya:

  1. Intervensi Kardiologi: Prosedur pemasangan ring jantung (stenting).
  2. Intervensi Neurologi: Penanganan masalah pembuluh darah di otak (stroke dan saraf).

Dengan adanya fasilitas ini, warga Lumajang nantinya tidak perlu lagi dirujuk ke luar kota untuk mendapatkan penanganan jantung dan saraf yang krusial.

“Insyaallah dalam waktu dekat, targetnya tahun ini sudah bisa operasional untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Admin

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago