LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Kontes sapi ekstrem yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi ajang bagi para peternak untuk menunjukkan kualitas sapi peliharaan mereka.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Padang Savana, sapi milik Tutut Maimunah. Meski lahir di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, sapi tersebut kini dipelihara di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Padang Savana memiliki bobot mencapai 1.167 kilogram atau 1,167 ton. Bobot tersebut menjadikannya salah satu sapi dengan bobot terbesar yang mengikuti kelas sapi ekstrem dalam kontes tersebut.
Tutut Maimunah berharap Padang Savana mampu meraih juara pertama dalam kontes sapi ekstrem yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang.
“Dengan memiliki sapi dengan bobot terberat di kelas sapi ekstrem, saya berharap sapi saya menjadi juara pertama,” kata Tutut, pemilik sapi Padang Savana.
Menurut Tutut, perawatan sapi dengan bobot lebih dari satu ton tersebut tidak jauh berbeda dengan perawatan sapi pada umumnya. Kunci utamanya adalah pemberian pakan dan minum secara rutin.
“Untuk sapi ini, perawatannya sama saja dengan sapi lain pada umumnya. Makan dan minum sehari tiga sampai lima kali,” ujarnya.
Keikutsertaan Padang Savana dalam kontes sapi ekstrem tersebut juga menjadi motivasi bagi Tutut untuk terus mengembangkan usaha peternakannya.
Ia berharap kegiatan kontes sapi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan semangat para peternak, khususnya generasi muda di Kabupaten Lumajang, dalam merawat dan mengembangkan ternak.
“Harapan saya, para peternak di Lumajang, terutama anak-anak muda, lebih semangat dalam merawat sapi,” pungkas Tutut.













