Categories: Peristiwa

Setahun Ganti Rugi Rumpon Tak Dipenuhi, Nelayan Batioh Madura Siap Aksi di Gresik dan Surabaya

SAMPANG,Detiknusantara.co.id Kekecewaan nelayan Pantura Madura kian memuncak. Sudah setahun ganti rugi rumpon yang rusak akibat aktivitas migas tak kunjung terealisasi. Akibatnya, ribuan nelayan dari sejumlah desa pesisir berencana menggelar aksi besar-besaran pada 19–20 Agustus 2025 di Gresik dan Surabaya.

Suberdi, perwakilan nelayan Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Menurutnya, rumpon yang hancur bukanlah tanpa biaya, melainkan hasil jerih payah nelayan dengan modal yang cukup besar.

“Rumpon-rumpon itu ada modalnya. Kalau tidak diganti, jangan harap ada pekerjaan di Pantai Utara,” tegas Suberdi, Sabtu (16/8/2025).

Faris Reza Malik, koordinator lapangan aksi, menegaskan bahwa tujuan mereka jelas: meminta pertanggungjawaban penuh atas kerusakan ribuan rumpon nelayan yang hancur akibat kegiatan 3D Seismik Migas Petronas pada Agustus 2024 di perairan utara Madura.

“Kami tidak mau lagi mendengar alasan atau lempar tanggung jawab. Petronas harus bayar ganti rugi. Kalau tidak, mereka tidak punya hak melakukan eksploitasi di Sumur Hidayah,” kata Faris.

Aksi massa dijadwalkan dimulai pada 19 Agustus 2025 dengan mengepung kantor Petronas di Gresik. Sehari kemudian, 20 Agustus, gelombang demonstrasi akan bergeser ke kantor SKK Migas Jabanusa di Surabaya.

Adapun desa-desa yang terdampak dan tergabung dalam aksi ini meliputi Desa Batioh, Banyuates, Ketapang, Sokobanah (Kabupaten Sampang), serta Batu Mar-Mar dan Pasean (Kabupaten Pamekasan).

Nelayan menuntut perusahaan migas dan pemerintah segera merealisasikan janji ganti rugi, agar mereka dapat kembali melaut dengan tenang tanpa dihantui kerugian berkepanjangan.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago