Categories: Kesehatan

Tetap Nyaman Beribadah: Tips Puasa Aman bagi Pengidap Penyakit Lambung

ßagi pengidap penyakit lambung, datangnya bulan Ramadan sering kali disertai rasa khawatir akan kambuhnya nyeri ulu hati atau asam lambung yang naik (GERD). Namun, dengan pola makan dan kebiasaan yang tepat, penderita gangguan lambung justru bisa merasa lebih sehat saat berpuasa.

Berikut adalah panduan praktis agar lambung tetap “bersahabat” selama bulan suci:

1. Jangan Pernah Melewatkan Sahur

Sahur adalah fondasi penting untuk menjaga cadangan energi dan mencegah lambung dalam keadaan kosong terlalu lama. Pilihlah karbohidrat kompleks seperti gandum atau nasi merah yang dicerna lebih lambat, sehingga produksi asam lambung lebih stabil.

2. Aturan “3J” Saat Berbuka (Jenis, Jumlah, Jadwal)

  • Jenis: Hindari makanan yang memicu gas (kol, sawi, minuman bersoda) dan makanan yang terlalu pedas atau asam saat perut masih kosong.
  • Jumlah: Jangan “balas dendam”. Makan dalam porsi besar sekaligus akan membuat lambung meregang secara mendadak dan memicu naiknya asam lambung.
  • Jadwal: Segerakan berbuka dengan air hangat dan takjil ringan sebelum beralih ke makanan berat setelah salat Magrib.

3. Hindari Tidur Setelah Makan

Ini adalah kesalahan umum yang sering memicu GERD. Beri jeda setidaknya 2 hingga 3 jam setelah makan sebelum berbaring. Gravitasi membantu makanan tetap berada di lambung; berbaring segera setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.

4. Kelola Stres dengan Baik

Penyakit lambung sangat berkaitan dengan kondisi psikis. Kecemasan yang tinggi dapat meningkatkan produksi asam lambung secara drastis. Manfaatkan momen ibadah untuk relaksasi dan menjaga ketenangan pikiran.

Daftar Makanan: Teman vs Musuh Lambung

Sangat Disarankan

Sebaiknya Dibatasi

Kurma (Kaya serat & energi)

Gorengan (Lemak sulit dicerna)

Pisang & Melon (Sifat basa)

Kopi & Teh pekat (Memicu asam)

Oatmeal / Bubur

Makanan terlalu pedas & asam

Daging tanpa lemak (Direbus/Bakar)

Buah sitrus (Jeruk, Lemon)

Catatan Penting: Jika Anda merasakan nyeri yang hebat, mual muntah yang tidak tertahankan, atau lemas berlebih, segera konsultasikan dengan dokter. Jangan memaksakan diri jika kondisi fisik tidak memungkinkan.

Admin

Recent Posts

Sempat Protes Sesak Napas, Warga Balet Baru Akhirnya Puas Usai Usulannya Diterima CV Lahan Mas

JEMBER – Warga Desa Balet Baru, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, mengeluhkan debu hitam yang diduga…

10 jam ago

Tragedi di Gubuk Sawah: Dua Warga Seboro Probolinggo Tewas Tersambar Petir

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Suasana duka menyelimuti Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Dua orang warga…

1 hari ago

Ironi Pajak Bangkalan: Jalan Rusak Bak Kubangan, Warga Justru “Dihujani” Razia

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur melalui UPT PPD Bangkalan tengah menjadi…

2 hari ago

Perkuat Sinergi, PKDI Probolinggo Gelar Halal Bihalal dan Ngopi Bareng 600 Kepala Desa se-Jawa Timur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Guna mempererat tali silaturahmi dan menyatukan visi pembangunan desa, Persaudaraan Kepala Desa…

2 hari ago

Dari Ramadan ke Syawal: Apakah Kita Benar-Benar Berubah?

Penulis Siti Aisyah, M.E. (Dosen MBS Institut Badri Mashduqi) Ramadan selalu hadir sebagai bulan yang…

2 hari ago

Satu Pemilik! Satgas MBG Probolinggo Temukan Menu Tak Layak di SPPG Matekan, Serupa Kasus Mojolegi Gading

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Probolinggo kembali menemukan praktik…

2 hari ago