Categories: Berita

Tol Probowangi Belum Diresmikan Jadi Lintasan Lomba Komersial, Jadi Sorotan Publik

PROBOLINGGO, DetikNuaantara.co.id – Ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) atau yang dikenal sebagai Tol Prosiwangi kembali menjadi sorotan. Meski masih dalam status uji kelayakan dan belum dibuka untuk penggunaan publik secara umum, ruas tol Kraksaan-Gending digunakan sebagai lokasi event lari bertajuk SAE RUN yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah pada Minggu (8/2/2026).

Dari pantauan di lapangan, area tol tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendukung, titik registrasi peserta, hingga booth promosi dari sponsor komersial. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait dasar hukum penggunaan infrastruktur yang belum diresmikan tersebut, mengingat belum ada pengumuman resmi dari pemerintah atau Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengenai operasional penuhnya.

“Kalau memang belum diresmikan dan belum dibuka untuk umum, kenapa bisa dipakai event berskala besar? Apakah sudah ada izin khusus atau hanya demi keuntungan tertentu?” ujar salah satu warga Sidomukti Keraksaan, Suhadi.

Indikasi komersialisasi muncul setelah diketahui peserta harus membayar biaya pendaftaran, serta adanya keterlibatan sponsor dan promosi berbayar yang menunjukkan kegiatan tersebut berorientasi bisnis.

Aktivis dan pemerhati politik serta pemerintahan Kabupaten Probolinggo, Kutfi Hamid, mengkritik keras pemanfaatan ruas tol tersebut. Menurutnya, penggunaan aset publik sebelum diresmikan berpotensi melanggar prinsip tata kelola dan akuntabilitas. Jika tidak disertai izin lengkap dan transparansi, hal ini bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan fasilitas negara.

“Jalan tol adalah aset publik yang harus tunduk pada regulasi. Saat ini Probolinggo tengah dilanda musim bencana dengan banjir, longsor, dan angin kencang, namun justru ada acara yang dinilai tidak bermanfaat seperti ini,” ungkap Lutfi.

Selain aspek legalitas, keselamatan juga menjadi perhatian utama. Ruas tol yang belum sepenuhnya difungsikan dinilai belum tentu memenuhi standar keamanan untuk aktivitas massal yang melibatkan banyak orang.

Saat dikonfirmasi, Manajer SDM dan Umum PT Jasa Marga Probolinggo-Banyuwangi, Hima Jaya, menyampaikan bahwa penggunaan Tol Prosiwangi merupakan kewenangan Direktur Utama PT Jasa Marga pusat. Menurutnya kegiatan ini bahkan support Jasamarga pusat.

“Komentar Pak Dirut Jasamarga pusat sudah jelas, kan?,” tulisnya melalui WhatsApp.

Sementara itu, pihak ketua panitia SAE RUN belum dapat dihubungi meskipun telah dilakukan konfirmasi. Diketahui penyelenggara acara adalah Hengky (Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo) dan Reno Handoyo (Anggota DPRD Fraksi Gerindra).

Publik kini mendesak pemerintah daerah, Kementerian PUPR, dan BPJT untuk memberikan klarifikasi terbuka terkait perizinan, mekanisme penggunaan, serta aliran dana dari kegiatan tersebut, guna memastikan tidak terjadi komersialisasi aset negara tanpa prosedur yang sah.

Redaksi

Recent Posts

Pembangunan KDKMP di Lumajang Capai 93 Persen, Ditargetkan Rampung Bulan Ini

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus…

14 jam ago

Guru MA di Probolinggo Diduga Tertipu Investasi Bodong Serbuk Kayu Rp18 Juta, Janji Bagi Hasil Tak Kunjung Cair

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Janji keuntungan dari investasi serbuk kayu atau sodas justru membuat seorang guru…

18 jam ago

Stok Vaksin Influenza dan Typhoid Kosong, BKK Probolinggo Siapkan Faskes Mitra untuk Pelayanan Internasional

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Masyarakat yang membutuhkan vaksinasi internasional di Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I…

19 jam ago

PDIP Sampang Bergerak Cepat, Salurkan Air Bersih Gratis dan Gelar Salat Istisqa di Desa Labuhan

PDIP Sampang Bergerak Cepat, Salurkan Air Bersih Gratis dan Gelar Salat Istisqa di Desa Labuhan…

4 hari ago

15 Guru dan Pensiunan Laporkan Dugaan Penggelapan Dana KPRI Kowardik Rp281 Juta ke Polisi

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sebanyak 15 guru aktif dan pensiunan di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa…

5 hari ago

Zubaidi: RSUD Waluyo Jati Perlu Dievaluasi, DPRD Soroti Prosedur Medis dan Komunikasi Pasien

PROBOLINGGO, detiknusantara.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap…

5 hari ago