Categories: Berita

Viral! Strategi Belajar Dua Siswi SMA Islam Jember Ini Bikin Netizen Terinspirasi

Jember – Ujian sekolah sering kali menjadi momok menakutkan bagi banyak pelajar. Ketegangan, tekanan mental, dan tuntutan nilai yang tinggi membuat banyak siswa merasa tertekan menjelang ujian. Namun, di balik segala tantangan tersebut, terdapat siswa-siswi yang mampu menaklukkan ujian dengan semangat dan strategi yang tepat. Dua di antaranya adalah Liyana Widiya dan Sufairoh Islami Taskiyah, siswi kelas 2 dari SMA Islam Jember yang beralamat di Jl. Kyai Mojo No. 39 Kaliwates, Jember.

 

Dalam wawancara eksklusif bersama tim redaksi, Liyana dan Sufairoh membagikan kisah serta resep sukses mereka dalam menghadapi ujian sekolah. Kisah mereka bukan hanya inspiratif, tetapi juga menggambarkan perjuangan, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi.

 

Belajar dengan Terstruktur: Kunci Utama Liyana

 

Liyana Widiya, yang dikenal sebagai salah satu siswi berprestasi di kelasnya, memulai ceritanya dengan menekankan pentingnya jadwal belajar yang terstruktur. “Saya membuat jadwal belajar sejak jauh hari sebelum ujian dimulai. Biasanya satu bulan sebelumnya saya sudah mulai mereview materi-materi penting,” ujar Liyana.

 

Menurut Liyana, membagi waktu secara efektif antara belajar dan istirahat merupakan hal yang sangat penting. Ia menggunakan metode pomodoro, yaitu belajar selama 25 menit dan istirahat 5 menit. “Dengan metode ini, saya tidak cepat lelah dan bisa menyerap materi lebih baik,” jelasnya.

 

Selain itu, Liyana juga aktif mengikuti kelompok belajar bersama teman-temannya. Ia meyakini bahwa belajar bersama dapat membantu memahami materi dari sudut pandang yang berbeda. “Diskusi itu penting. Kadang yang saya tidak tahu, teman saya tahu, dan sebaliknya,” tambahnya.

 

Manajemen Stres dan Spiritualitas: Kunci dari Sufairoh

 

Berbeda dari Liyana, Sufairoh Islami Taskiyah lebih menekankan pada keseimbangan antara belajar dan menjaga ketenangan jiwa. Ia mengaku bahwa menghadapi ujian dengan pikiran tenang dan hati yang ikhlas merupakan faktor besar dalam kesuksesannya.

 

“Kadang kita terlalu fokus belajar sampai lupa istirahat atau berdoa. Padahal, menurut saya, doa dan ketenangan hati itu penting. Setiap malam saya sempatkan untuk salat tahajud dan membaca Al-Qur’an agar hati saya lebih tenang,” kata Sufairoh.

 

Selain itu, ia juga rutin melakukan olahraga ringan seperti jalan pagi atau yoga untuk menjaga kebugaran tubuh. “Kalau tubuh sehat, otak juga ikut segar. Jadi bisa berpikir jernih saat ujian,” ujarnya sambil tersenyum.

 

Dukungan Sekolah dan Keluarga

 

Keduanya juga mengungkapkan pentingnya dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga. Menurut mereka, guru-guru di SMA Islam Jember sangat kooperatif dan selalu menyediakan waktu untuk konsultasi. “Kalau ada materi yang belum paham, kami bisa langsung bertanya ke guru, bahkan di luar jam pelajaran,” tutur Liyana.

 

Sufairoh menambahkan bahwa peran keluarga, terutama orang tua, juga sangat besar. “Orang tua saya selalu memberi semangat dan tidak pernah memaksa. Mereka hanya meminta saya melakukan yang terbaik dan berdoa,” ucapnya dengan haru.

 

Teknologi sebagai Sahabat Belajar

 

Dalam era digital ini, keduanya juga memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses belajar. Liyana menggunakan aplikasi belajar daring seperti Ruangguru dan Zenius untuk mengakses materi tambahan, sementara Sufairoh gemar menonton video pembelajaran di YouTube yang membahas soal-soal ujian nasional.

 

Namun, mereka juga mengingatkan agar penggunaan teknologi tidak berlebihan dan tetap fokus pada tujuan utama. “Kita harus bisa membedakan waktu belajar dan waktu hiburan. Kalau tidak, malah jadi terdistraksi,” tegas Liyana.

 

Pesan untuk Sesama Pelajar

 

Menjelang akhir wawancara, baik Liyana maupun Sufairoh memberikan pesan khusus kepada teman-teman pelajar di seluruh Indonesia yang akan menghadapi ujian.

 

“Jangan takut ujian. Persiapkan dengan baik, jaga kesehatan, dan jangan lupa berdoa. Yakinlah dengan usaha sendiri,” pesan Liyana.

 

Sufairoh menambahkan, “Jangan terlalu stres. Ingat, ujian bukan segalanya. Yang penting kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan jujur dalam mengerjakannya.”

 

Kisah Liyana Widiya dan Sufairoh Islami Taskiyah menjadi bukti nyata bahwa sukses menghadapi ujian bukan hanya tentang seberapa lama waktu belajar, tetapi juga bagaimana mengelola diri secara utuh: mulai dari manajemen waktu, menjaga kesehatan mental dan fisik, hingga membangun hubungan baik dengan Tuhan dan sesama.

 

Dua siswi dari SMA Islam Jember ini telah menunjukkan bahwa dengan niat kuat, strategi tepat, dan ketekunan, setiap pelajar mampu melewati tantangan ujian sekolah dengan sukses. Semoga kisah mereka menjadi inspirasi bagi para pelajar di seluruh penjuru negeri. (r1ck)

Redaksi

Recent Posts

Antara Prosedur dan Nyawa: Mengapa Buser Tanpa Senjata Adalah Bunuh Diri Operasional

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Soalan: Bagaimana apabila terdapat kebijakan Polri yang menarik seluruh senjata api yang selama…

5 jam ago

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

3 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

3 hari ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

3 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

4 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

5 hari ago