Categories: Kesehatan

Waspada dengan 8 Musuh Ginjal Ini, Segera Hindari

DetikNusantara – Kesehatan ginjal bergantung pada lebih dari sekadar asupan air,  namun juga pola hidup dan asupan makanan Anda. Garam yang berlebihan, obat pereda nyeri, gula, dan protein yang berlebihan dapat membahayakan organ-organ vital ini.

Merokok, alkohol, kurang tidur, dan mengabaikan tanda-tanda peringatan dini juga berkontribusi terhadap kerusakan ginjal. Pola makan yang seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan sangat penting untuk menjaga fungsi ginjal dan mencegah masalah di masa mendatang.

dr. Shyam Varma, Konsultan, Ahli Urologi dan Ahli Bedah Transplantasi Ginjal Rumah Sakit Kokilaben Dhirubhai Ambani, Mumbai dilansir dari timesofindia mengatakan meskipun hidrasi yang tepat sangat penting, kesehatan ginjal bergantung pada banyak faktor penting lainnya.

Berikut musuh utama dari kesehatan ginjal

1. Konsumsi air berlebihan

Dehidrasi memang berbahaya, tetapi terlalu banyak konsumsi air dapat menyebabkan kadar natrium rendah, yang membuat otak membengkak dan bahkan membebani ginjal. Keseimbangan adalah segalanya. Usahakan untuk mengonsumsi 1,5 hingga 2,5 liter setiap hari untuk setiap orang dewasa yang sehat, dengan penyesuaian sesuai tingkat aktivitas dan iklim.2. Garam: Pembunuh ginjal yang tersembunyi

2. Garam: Kebanyakan konsumsi garam

Konsumsi garam yang berlebihan tidak hanya meningkatkan tekanan darah—tetapi juga merusak ginjal dengan membuatnya bekerja keras untuk membuang kelebihan natrium. Camilan olahan, makanan kemasan, dan makanan restoran mengandung garam dalam jumlah tersembunyi. Kurangi konsumsi natrium hingga di bawah 2.300 mg/hari (sebaiknya 1.500 mg untuk pasien ginjal) untuk melindungi ginjal Anda secara efektif.

3. Obat pereda nyeri 

Obat pereda nyeri umum seperti ibuprofen, naproxen, dan bahkan aspirin dosis tinggi yang sering dapat menyebabkan cedera ginjal akut atau kerusakan kronis dengan mengurangi aliran darah ke ginjal. Penggunaan jangka panjang meningkatkan risiko kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.

4. Kebanyakan gula

Terlalu banyak gula menyebabkan diabetes dan obesitas, penyebab utama penyakit ginjal. Soda dan minuman berenergi (terutama cola hitam) memiliki fosfat yang meningkatkan risiko batu ginjal. Mengurangi minuman manis dan karbohidrat olahan membantu menjaga fungsi ginjal.

5. Kelebihan protein

Makanan berprotein tinggi (terutama dari daging merah) meningkatkan beban kerja ginjal, meningkatkan urea darah dan limbah nitrogen. Paparan kronis dapat mempercepat degenerasi ginjal. Konsumsi protein sedang (0,8g per kg berat badan) dan memilih protein nabati (kacang lentil, kacang-kacangan) lebih sehat untuk fungsi ginjal.

6. Merokok & alkohol – Beracun bagi ginjal Anda

Merokok mengurangi aliran darah ke ginjal, memperburuk hipertensi, dan meningkatkan risiko kanker ginjal.-Mengeringkan tubuh dan mengganggu keseimbangan elektrolit, sehingga membebani fungsi ginjal.Berhenti merokok dan mengurangi asupan alkohol hingga 1-2 gelas setiap hari dapat menjadi penyelamat yang nyata.

7. Kurang tidur = Ginjal stres

Penelitian telah membuktikan bahwa kurang tidur menggandakan proteinuria (protein dalam urin) dan mempercepat kerusakan ginjal. Kurang tidur juga meningkatkan tekanan darah dan risiko diabetes keduanya merupakan penyebab utama kerusakan ginjal.Tindakan – Tidurlah dengan baik selama 7-8 jam setiap malam.

8. Mengabaikan tanda-tanda peringatan dini

Penyakit ginjal dapat terjadi tanpa gejala hingga tahap akhir penyakit. Cari: Pergelangan kaki/kaki bengkak (edema) Air seni berbusa (kebocoran protein) Kelelahan & sering buang air kecil Tekanan darah tinggi Tes darah dasar (kreatinin, eGFR) dan air seni dapat menemukan kerusakan ginjal dini periksakan diri jika berisiko! Singkatnya, lindungi Ginjal Anda secara holistik.

Ginjal Anda menyaring 200 liter darah setiap hari – ginjal membutuhkan lebih dari sekadar air agar tetap sehat. Makan makanan yang seimbang, berolahraga, kendalikan tekanan darah/gula, hindari obat-obatan nefrotoksik, dan lakukan pemeriksaan rutin. Perubahan kecil hari ini dapat mencegah gagal ginjal di masa mendatang!!!

 

Redaksi

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

15 jam ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

16 jam ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

18 jam ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

2 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

3 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

3 hari ago