Categories: DaerahLumajang

114 Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu Terima Beasiswa Tahap Akhir, Bupati Lumajang Bekali Kesiapan Hadapi Dunia Kerja

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 114 mahasiswa menerima beasiswa tahap akhir sekaligus mendapatkan pembekalan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Penyerahan beasiswa dan pembekalan tersebut berlangsung di Gedung Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (30/7/2026), yang dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menyampaikan apresiasi atas kerja keras para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan perkuliahan dengan prestasi membanggakan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik.

“Selamat ya, anak-anak Bunda. Kalian telah menyelesaikan masa kuliah dan berhasil meraih nilai yang terbaik di akhir semester ini. Ini merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Bunda Indah menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Ia juga memastikan bahwa program tersebut akan terus berlanjut agar semakin banyak generasi muda Lumajang yang memiliki kesempatan mewujudkan cita-cita melalui pendidikan.

“Tahun ini program beasiswa mahasiswa berprestasi bagi keluarga kurang mampu kembali dibuka. Kami ingin semakin banyak putra-putri Lumajang yang memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-citanya,” katanya.

Selain memberikan bantuan pendidikan, Bunda Indah juga membekali para mahasiswa dengan motivasi untuk menghadapi tantangan setelah lulus kuliah. Ia mengingatkan bahwa dalam waktu sekitar enam bulan ke depan para penerima beasiswa diperkirakan telah menyandang gelar sarjana.

Karena itu, mereka didorong tidak hanya mengandalkan prestasi akademik, tetapi juga terus meningkatkan keterampilan, memperluas pengalaman, membangun jaringan profesional, serta menyiapkan diri agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menjadi wirausahawan yang menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lumajang, Indriono Krisna Mukti, menjelaskan bahwa penerima program beasiswa angkatan 2022 berjumlah 134 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 114 mahasiswa dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan sehingga berhak menerima beasiswa tahap akhir.

Sedangkan 20 mahasiswa lainnya belum menerima beasiswa tahap akhir. Sebagian telah menyelesaikan studi lebih cepat, sementara sebagian lainnya belum memenuhi ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00. Beberapa mahasiswa juga tidak dapat hadir karena masih menyelesaikan tugas akhir perkuliahan.

Melalui program beasiswa ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semakin banyak lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi, daya saing, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui inovasi, ilmu pengetahuan, dan semangat berkarya. Program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Lumajang yang unggul, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

 

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago