Categories: Berita

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, viral di media sosial TikTok. Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Probolinggo Mohammad Haris atau Gus Haris turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Waluyo Jati pada Senin (14/9/2026).

Gus Haris mengatakan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebelumnya telah meminta penjelasan dari keluarga pasien yang menjadi sorotan dalam video tersebut. Langkah itu dilakukan agar pemerintah tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Sebelum kami ke sini, kami telah meminta penjelasan kepada pihak keluarga korban,” ujar Gus Haris.

Menurutnya, sidak dilakukan untuk mengetahui secara langsung persoalan yang sebenarnya terjadi dalam pelayanan terhadap pasien tersebut. Pemkab Probolinggo juga akan melakukan audit pelayanan RSUD Waluyo Jati untuk mengetahui apakah terdapat kesalahan dalam penanganan pasien.

“Setelah video yang viral terkait pelayanan di RS Waluyo Jati, kami langsung melakukan sidak dan akan melakukan audit agar ketemu siapa yang sebenarnya salah,” katanya.

Gus Haris menegaskan, pemerintah daerah belum akan menyimpulkan pihak mana yang bersalah dalam persoalan tersebut. Ia memilih menunggu hasil audit dan telaah terhadap pelayanan serta rekam medis pasien.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar keputusan yang diambil pemerintah benar-benar berdasarkan fakta dan tidak merugikan pihak mana pun.

“Kami tidak mau menyimpulkan untuk hari ini, karena kami tidak mau salah dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun TikTok @Sabri7015 memperlihatkan seorang pria yang mengeluhkan penanganan terhadap pasien yang disebut sebagai anggota keluarganya.

Dalam video tersebut, pria itu menyampaikan sejumlah tudingan terkait pelayanan medis yang diterima pasien. Ia juga menyebut pasien sempat berada dalam kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Video tersebut kemudian mendapat perhatian luas dari pengguna media sosial. Hingga kini, unggahan itu telah memperoleh hampir 2.000 tanda suka dan dibagikan lebih dari 500 kali.

Sejumlah warganet juga turut memberikan komentar dan menyampaikan pengalaman maupun keluhan mereka terkait pelayanan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Menanggapi video yang viral tersebut, pihak RSUD Waluyo Jati telah memberikan klarifikasi. Rumah sakit membantah adanya penelantaran pasien dan menjelaskan bahwa pasien datang dalam kondisi cedera berat.

Pihak rumah sakit menyatakan pasien telah mendapatkan sejumlah tindakan medis sesuai kondisi klinisnya. Penanganan yang diberikan antara lain pemeriksaan medis, tindakan operasi, transfusi darah, pemasangan WSD, perawatan di ruang ICU, hingga evaluasi oleh tim medis.

RSUD Waluyo Jati juga menyampaikan bahwa Komite Medik tengah melakukan telaah secara menyeluruh terhadap kronologi pelayanan dan rekam medis pasien.

Hasil telaah dan audit tersebut nantinya akan menjadi bahan bagi Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk menentukan langkah selanjutnya.

Gus Haris menegaskan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti hasil audit secara serius. Jika nantinya ditemukan adanya kesalahan dalam pelayanan, Pemkab Probolinggo akan mengambil langkah terhadap manajemen rumah sakit.

“Nanti kalau memang hasil audit pelayanan yang salah, maka manajemen RS Waluyo Jati akan berubah,” kata Gus Haris.

Dengan adanya audit tersebut, Pemkab Probolinggo berharap persoalan pelayanan yang menjadi sorotan publik dapat diketahui secara terang berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan, bukan semata-mata berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

 

 

Redaksi

Recent Posts

LIRA Kecam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Desak Pembentukan Tim Investigasi Independen

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyoroti dugaan kasus penyadapan…

9 jam ago

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

2 hari ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

2 hari ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

2 hari ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

2 hari ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

2 hari ago