Ekonomi

Harga Pertamax Naik, Mobil Mewah Alphard Ikut Antre Pertalite di SPBU Probolinggo

×

Harga Pertamax Naik, Mobil Mewah Alphard Ikut Antre Pertalite di SPBU Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter memicu fenomena unik di lapangan. Sebuah mobil mewah berjenis Toyota Alphard tertangkap kamera ikut mengantre di jalur BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (12/6/2026).

Momen tersebut sempat diabadikan oleh salah seorang pengendara yang juga sedang mengantre di lokasi, Suta. Ia mengaku terkejut melihat mobil kelas premium tersebut berada di barisan pompa Pertalite.

“Iya mas, saat saya sedang antre BBM Pertalite, di depan saya terlihat mobil mewah jenis Alphard juga ikut mengantri,” ujar Suta kepada media.

Konsumsi Pertalite di Probolinggo Mulai Meningkat

Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Probolinggo, Arie Kartikasari, membenarkan adanya tren pergeseran konsumsi ke BBM bersubsidi pasca-kenaikan harga BBM nonsubsidi.

“Kalau konsumsi Pertalite meningkat, tentu ada. Namun hari ini baru mulai terlihat. Masyarakat kita memang mayoritas menggunakan Pertalite, jadi dampak (lonjakan ekstrem) belum terlalu terasa,” jelas Arie.

Meski terjadi migrasi konsumen dari Pertamax ke Pertalite, Arie memastikan bahwa pasokan dan stok BBM bersubsidi untuk wilayah Kabupaten Probolinggo saat ini masih dalam kondisi aman.

“Selama stok aman, tidak ada persoalan. Tetapi kalau nanti memang terjadi lonjakan konsumsi yang signifikan, tentu kami akan memintakan tambahan kuota,” tegasnya.

Mekanisme Penambahan Kuota BBM Subsidi

Lebih lanjut, Arie menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam jika terjadi kelangkaan. Mekanisme penambahan kuota akan langsung diajukan berdasarkan hasil survei kebutuhan riil di lapangan.

“Tidak ada batasan yang kaku. Ada tim survei bersama Pertamina yang akan memastikan kebutuhan stok tersebut. Setiap SPBU nantinya bisa mengajukan penambahan pasokan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *