Categories: Kabar Desa

Bareng Bupati Jember, Muhammad Khozin Dukung PTSL Sebagai Penguat Ekonomi Desa

Jember – Sebanyak 1.000 sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dibagikan kepada warga Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh anggota DPR RI Komisi II Fraksi PKB, Muhammad Khozin, bersama Bupati Jember Muhammad Fawait dan Kepala Kantor Pertanahan Jember, Ghilman Afifudin.

 

Dalam sambutannya, Khozin menegaskan bahwa program PTSL bukan sekadar urusan administrasi pertanahan, melainkan langkah nyata pemerintah untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat desa.

 

“PTSL ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah rakyat. Bukan hanya soal legalitas tanah, tapi bagaimana masyarakat desa bisa tenang, adil, dan sejahtera karena kepemilikan tanahnya diakui secara hukum,” ujar Khozin di sela penyerahan sertifikat, Senin (7/10).

 

 

Khozin juga menyoroti keberhasilan Desa Karangharjo sebagai salah satu desa dengan jumlah bidang tanah tersertifikasi terbanyak di Kabupaten Jember. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah desa, kecamatan, dan kantor pertanahan.

 

“Kunci suksesnya adalah kolaborasi. Pemerintah desa, kecamatan, dan BPN bekerja sama dengan baik, hasilnya bisa kita lihat hari ini,” tambahnya.

 

 

Politisi PKB asal Jember itu juga mengingatkan warga untuk menjaga sertifikat tanah dengan baik karena dokumen tersebut menjadi simbol legalitas dan keamanan hak atas tanah, sekaligus memberi “ketenangan pikiran” bagi pemiliknya.

 

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menilai program PTSL membawa dampak ekonomi yang besar bagi desa. Sertifikat tanah, kata dia, bukan hanya bukti kepemilikan, tapi juga bisa menjadi modal produktif bagi masyarakat.

 

“Dengan sertifikat, tanah punya nilai ekonomi. Bisa dimanfaatkan untuk usaha, diwariskan, atau dijaminkan. Ini bukti nyata penguatan ekonomi desa,” kata Fawait.

 

Melalui pembagian 1.000 sertifikat ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya legalitas tanah serta lebih mudah mengakses program ekonomi produktif di pedesaan. (r1ck)

Redaksi

Recent Posts

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

7 jam ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

10 jam ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

10 jam ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

10 jam ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

11 jam ago

Aliansi BEM Probolinggo Raya Laporkan Dugaan Pemblokiran Jalan Pantura ke Polres, Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…

12 jam ago