Categories: Politik

Bursa Pilkada Ponorogo Memanas: Teguh Wiyono Siap Maju Cawabup, Bangun Komunikasi Intens dengan Bunda Rita

PONOROGO, DetikNusantara.co.id – Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo kian menghangat. Sejumlah tokoh potensial mulai muncul ke permukaan untuk mengisi posisi calon Wakil Bupati (Cawabup). Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Teguh Wiyono (MTW), Dewan Pembina BRIKOM TKN sekaligus pengusaha sukses di bidang pendidikan.

Teguh Wiyono secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Hj. Lisdyarita (Bunda Rita) dalam memimpin Bumi Reog ke depan. Komunikasi intens pun telah dibangun, baik dengan petahana maupun jajaran partai pengusung.

Visi Pengabdian: “Noto Kuto Mbangun Ndeso”

CEO dari beberapa lembaga pendidikan ternama di Karesidenan Madiun ini menegaskan bahwa niatnya maju adalah murni untuk pengabdian. Meski sebelumnya sempat mengikuti fit and proper test di PKB sebagai calon bupati, Teguh tetap loyal mendukung pasangan Sugiri-Lisdyarita saat rekomendasi partai jatuh kepada mereka.

“Semangat untuk mengabdi di Ponorogo tidak pernah luntur. Kami sudah beberapa kali bertemu Bunda Lisdyarita dan siap berjuang bersama demi kemakmuran masyarakat,” ujar Teguh Wiyono.

Menyadari pentingnya dukungan parlemen, Teguh mengaku telah menjalin komunikasi aktif dengan berbagai partai politik besar, di antaranya:

  • PDI Perjuangan (PDIP)
  • Gerindra
  • Golkar
  • PPP
  • Serta partai pengusung lainnya.

Teguh optimistis mampu meyakinkan 36 kursi partai pendukung melalui visi-misi yang konkret. “Amunisi kita siap, karena tujuan utamanya adalah mengabdi, bukan sekadar mencari (kekuasaan),” tegasnya.

Sebagai Pembina BRIKOM TKN, Teguh membawa konsep “Haryo Tani Noto Projo”. Fokus utamanya adalah memperkuat sistem sektor pertanian dari hulu ke hilir tanpa meninggalkan akar budaya lokal Ponorogo.

Selain itu, ia menyoroti tiga pilar utama pembangunan:

  1. Kesehatan & Pendidikan: Menjadi sektor prioritas untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
  2. Infrastruktur Jalan: Komitmen memperbaiki aksesibilitas wilayah.
  3. Kemandirian Ekonomi: Membangun konektivitas sistem agar seluruh potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi rakyat.

“Program kami adalah ‘Alus Dalane, Seneng Rakyate’ (Jalannya Halus, Rakyatnya Senang). Infrastruktur yang baik adalah kunci mobilitas dan ekonomi,” pungkas Teguh.

Dengan slogan “Noto Kuto Mbangun Ndeso Bareng Wargo”, Teguh Wiyono berharap kehadirannya dapat membawa perubahan signifikan dan memperkuat sinergi pembangunan di Kabupaten Ponorogo.

Admin

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago