PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, berhasil masuk dua besar dalam ajang Lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diselenggarakan oleh Polda Jawa Timur. Desa ini mewakili Polres Probolinggo dengan mengusung konsep ekonomi sirkular terpadu yang memadukan ketahanan pangan, peternakan, perikanan, dan pertanian berbasis teknologi.
Lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 300 meter persegi yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini disulap menjadi kawasan produktif yang mendukung ketahanan pangan masyarakat. Berbagai program dikembangkan di lokasi tersebut, mulai dari budidaya maggot, budidaya ikan nila, peternakan ayam petelur, tanaman sayuran, hingga kebun melon greenhouse berbasis teknologi informasi (IT).
Sistem greenhouse yang diterapkan telah menggunakan teknologi otomatis, mulai dari penyiraman tanaman hingga pengukuran tingkat kelembapan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tanaman di setiap area.
Tim Penilaian Polda Jawa Timur yang dipimpin Wakil Direktur Binmas Polda Jatim, AKBP Heri Dian, disambut langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama Kepala Desa Sidopekso, Ega Herli Wahyuni. Penyambutan diawali dengan prosesi pengalungan bunga dan penampilan kesenian tari Gelipang, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi ekonomi sirkular terpadu.
Saat melakukan penilaian, tim verifikasi tampak terkesan dengan pengelolaan kebun melon greenhouse yang telah menerapkan sistem digital dan otomatisasi. Bahkan, tim penilai berkesempatan memetik langsung buah melon hasil panen serta mencicipi kualitas buah yang dinilai memiliki rasa manis dan tekstur yang baik.
Kepala Desa Sidopekso, Efa Herli Wahyuni, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahapan verifikasi lapangan lanjutan setelah proses penilaian melalui zoom meeting yang sebelumnya dilaksanakan oleh Polda Jawa Timur.
“Kami mewakili Polres Probolinggo dalam lomba Pekarangan Pangan Bergizi. Hari ini merupakan verifikasi lapangan lanjutan setelah penilaian melalui Zoom yang dilaksanakan oleh Polda Jatim. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan Desa Sidopekso menembus dua besar tidak lepas dari sinergi dan kekompakan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa Sidopekso, serta Polres Probolinggo dalam mengembangkan berbagai produk ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak. Kami menampilkan berbagai program ketahanan pangan mulai dari peternakan, perikanan, kebun buah hingga sayuran yang dikelola secara terpadu,” katanya.
Efa berharap konsep ekonomi sirkular terpadu yang diterapkan di Desa Sidopekso dapat menjadi percontohan bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Harapannya, program ini dapat menjadi role model bagi masyarakat. Dengan lahan yang terbatas sekalipun, setiap keluarga sebenarnya bisa memanfaatkannya untuk mendukung kebutuhan pangan rumah tangga secara mandiri,” pungkasnya.
SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama untuk…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id– Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Dedy Firmansyah, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Desa Pondok Kelor, Kabupaten Probolinggo. Perpustakaan Desa “Pondok…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Yayasan dan Pondok Pesantren Al Fatah Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, menggelar…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam…
SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, memimpin langsung pengamanan kegiatan Pengesahan Warga…