PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di wilayah Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Seorang perempuan berinisial H, yang merupakan karyawan swasta asal Kecamatan Banyuanyar, menjadi korban setelah dipepet sejumlah pelaku tak dikenal saat hendak berangkat kerja.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Desa Pikatan–Randupitu, tepatnya di Desa Pikatan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Akibat kejadian itu, sepeda motor milik korban berhasil dibawa kabur pelaku dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp8,5 juta.
Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, melalui Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP I Made Kembar Martadana, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Berdasarkan laporan yang diterima petugas Polsek Gending dan hasil pengecekan awal di lapangan, benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 05.15 WIB di Jalan Desa Pikatan–Randupitu, Desa Pikatan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo,” ujar AKP I Made Kembar Martadana.
Dari hasil keterangan awal, korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya. Di tengah perjalanan, korban diduga dipepet oleh beberapa orang yang mengendarai sepeda motor jenis matic.
Salah seorang pelaku kemudian memukul bagian helm korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga korban terjatuh bersama sepeda motornya. Saat korban terjatuh, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri ke arah utara.
Korban selanjutnya mendapat pertolongan dari seorang pengendara yang melintas di lokasi kejadian. Setelah itu korban dibawa ke Polsek Gending untuk membuat laporan polisi.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan sekitar Rp8,5 juta. Sementara kondisi korban saat ini masih dilakukan pendalaman serta pendampingan oleh petugas,” jelasnya.
Usai menerima laporan, personel Polsek Gending langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Selain itu, Polsek Gending juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo guna mempercepat proses penyelidikan dan mengungkap identitas maupun keberadaan para pelaku.
“Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada pagi hari, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” pungkas AKP I Made Kembar Martadana.
Polres Probolinggo memastikan perkembangan penanganan kasus dugaan begal tersebut akan disampaikan kepada publik setelah terdapat hasil penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Sebanyak 114 sekolah di Kabupaten Lumajang hingga kini masih dipimpin oleh Pelaksana…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Polres Probolinggo terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Probolinggo…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi…