SUMENEP,Detiknusantara.co.id – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang Kepala Desa di Kecamatan Sapeken, Sumenep, Madura, kembali terjadi. Seorang perempuan berinisial NF melaporkan Joni (pelaku) sebagai Kades Sapeken, ke Polsek setempat setelah mengalami tindak kekerasan, Sabtu (16/8/2025)
Dalam laporannya, korban menceritakan bahwa pelaku sempat menanyakan alasan kedatangannya ke Desa Sapeken. Saat NF menjelaskan bahwa dirinya baru pulang karena ada acara keluarga, pelaku langsung melarangnya kembali ke Desa Sapeken dan meminta agar segera pulang ke kampung halamannya di Desa Kangean.
Merasa heran dengan larangan tersebut, NF kemudian menanyakan alasannya. Namun, pelaku justru menampar pipi kanan korban hingga ia menangis. Tak berhenti di situ, pelaku kembali menamparnya untuk kedua kalinya sambil melontarkan kalimat menantang,
“Bilang sama orang tua dan keluargamu, aku tidak takut,” kata NF, menirukan nada bicara pelaku.
Akibat kejadian itu, NF mengaku mengalami luka pada bagian wajahnya. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sapeken dengan nomor laporan LP/B/7/VIII/2025/SPKT/POLSEK SAPEKEN.
Kapolsek Sapeken, AKP Taufik, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Benar mas, ada laporan atas nama NF dan terlapor atas nama Joni, karena diduga jadi korban penganiayaan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Pihak kepolisian menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan ini sesuai prosedur hukum yang berlaku.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brigade Komando (Brikom) Tapal Kuda Nusantara (TKN) resmi…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kematian YBS, seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Teka-teki mengenai kepemilikan mobil dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi N…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Sebuah mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.…
JEMBER – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Januar Arik Febriyanto kembali menjadi sorotan.…