Categories: Pemerintahan

Dugaan Insentif Pungutan Pajak Daerah Rp560 Juta, LBH Justisia Arunakara Indonesia Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Berikan Penjelasan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Justisia Arunakara Indonesia menyoroti dugaan insentif dari pungutan pajak daerah yang diterima Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo dengan nilai mencapai sekitar Rp560 juta pada tahun 2025.

Ketua LBH Justisia Arunakara Indonesia, Umar Fauzi, mengatakan bahwa meskipun nominal insentif tersebut diduga telah dihitung sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku, besarnya nilai yang diterima tetap perlu menjadi perhatian publik. Menurutnya, pemerintah daerah juga harus mempertimbangkan aspek kepentingan masyarakat dalam pengelolaan anggaran.

“Insentif tersebut kami nilai sangat fantastis apabila hanya diterima oleh Kepala BPPKAD. Dana sebesar itu seharusnya juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, misalnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Probolinggo,” ujar Umar Fauzi.

Ia juga menilai, mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan insentif tersebut semestinya direspons secara terbuka oleh Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo agar tidak menimbulkan berbagai persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Sebagai pejabat publik, seharusnya memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait informasi yang sedang menjadi perhatian publik. Hal itu merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Menurut Umar, sikap terbuka dari pemerintah sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.

Sebelumnya, pemberitaan mengenai dugaan penerimaan insentif pungutan pajak daerah oleh Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo menjadi sorotan publik. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi kepada media terkait informasi tersebut.

Redaksi

Recent Posts

Modus Baru Pemerasan Video Call: Oknum Ngaku Media Nasional & Polisi Polda Metro Jaya Ancam Sebar Rekaman

BONDOWOSO – Andik Junaedi, aktivis masyarakat pemerhati media nasional Kabupaten Bondowoso, menyesalkan terjadinya modus dugaan…

1 jam ago

Setelah Laporan Mandek 6 Bulan, Yakuza Maneges Dorong Proses Hukum Kasus Pelecehan Anak di Masjid

SIDOARJO – Perjuangan keluarga korban kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Tulangan…

23 jam ago

Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Meriah, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Turnamen sepak bola Piala Golkar Cup yang digelar di Desa Batur, Kecamatan…

1 hari ago

Sosialisasi Diam-Diam di Lumajang, Panitia Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Diprotes Ribuan Mahasiswa

Jember - Ribuan mahasiswa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember turun gunung mengepung Gedung…

2 hari ago

Tinjau Jembatan Curah Bubur, Feri Gita Rahayu Pastikan Aktivitas Warga Probolinggo Tetap Aman

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai NasDem Dapil IV, Feri Gita…

3 hari ago

Serap Aspirasi Masyarakat di Desa, Camat Bungatan Luncurkan Program BUNGA DESA

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id — Pemerintah Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, terus memperkuat pendekatan pembangunan yang berbasis pada…

3 hari ago