Categories: Berita

Gus Khozin Gandeng BPN Jember Buka Contact Center ‘Tafsir’, Solusi Cepat Urus Sertifikat Wakaf

Jember – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember menyerahkan sertifikat tanah wakaf tahun 2025 sekaligus mensosialisasikan program sertifikasi tanah wakaf untuk masjid, musala, dan madrasah tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luminor Jember, Kamis (18/12/2025), dan diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur keagamaan dan pemerintahan.

 

Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor BPN Jember Ghilman Afifuddin, anggota DPR RI Komisi II dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV Muhammad Khozin, serta Ketua MUI Jember Dr. KH. Abdul Haris, M.Ag. Ketiganya menyerahkan sertifikat kepada perwakilan pengelola aset wakaf.

 

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jember Dr. Santoso, S.Ag, M.Pd, Satgas Wakaf Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Jember Prof. Dr. H. Miftah Arifin, M.Ag, perwakilan PCNU Kencong dan Jember, MWCNU dari berbagai kecamatan seperti Kencong, Puger, dan Gumukmas, LWPNU Kencong, Muhammadiyah, serta seluruh kepala KUA se-Kabupaten Jember.

 

Dalam sesi dialog terbuka, Ghilman Afifuddin dan Muhammad Khozin membahas berbagai kendala yang sering dihadapi masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah wakaf. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman sekaligus solusi agar proses sertifikasi menjadi lebih mudah dan tidak berbelit.

 

Dalam sambutannya, Muhammad Khozin atau yang akrab disapa Gus Khozin menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat desa dalam mengurus dokumen pertanahan, baik sertifikat hak milik maupun wakaf. Ia menegaskan bahwa persoalan pertanahan tidak bisa diselesaikan oleh BPN atau DPR sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dengan Kemenag, MUI, Dewan Masjid, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

 

“Orang yang mau mewakafkan tanah saja sering bingung mengurusnya. Jangan sampai niat baik untuk wakaf justru dipersulit,” tegasnya. Karena itu, pihaknya membuka contact center Tafsir (Tanah Wakaf Bersertifikat) untuk wilayah Jember dan Lumajang serta menyebarkan hotline pengaduan 24 jam.

 

Gus Khozin juga mengingatkan para kepala desa agar lebih aktif mendorong warga mengurus sertifikat tanah. Ia menekankan bahwa kepastian hukum aset wakaf penting untuk mencegah konflik pertanahan di masa depan. “Jangan hanya memikirkan hari ini, tapi juga masa depan agar anak cucu kita tidak punya ruang untuk konflik tanah,” ujarnya.

 

Acara seremonial berakhir menjelang waktu Zuhur dan dilanjutkan dengan forum group discussion (FGD) yang membahas aspek teknis sertifikasi tanah wakaf. Program ini diharapkan mampu mempercepat legalitas aset wakaf di Kabupaten Jember guna mendukung pembangunan dan kemaslahatan umat. (r1ck)

Redaksi

Recent Posts

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi PT YTL, DPP Brikom TKN Penuhi Panggilan Kejari Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brigade Komando (Brikom) Tapal Kuda Nusantara (TKN) resmi…

7 jam ago

Surat Kecil dari Ngada: Sebuah Tamparan Keras bagi Nurani Kita

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kematian YBS, seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten…

17 jam ago

Terungkap! Pemilik Mobil Dinas N 1201 PP di Kos Pasutri Sidoarjo Ternyata Bukan Milik Pemkot Probolinggo

SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Teka-teki mengenai kepemilikan mobil dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi N…

2 hari ago

Sidang Pembunuhan di Sukapura: LBH JIWA dan LSM Jakpro Kawal Ketat Keluarga Korban

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa…

2 hari ago

Geger! Mobil Dinas Pemkot Probolinggo Terpantau Parkir di Kos Pasutri Sidoarjo Saat Akhir Pekan

SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Sebuah mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.…

2 hari ago

Kasus Penganiayaan Januar Memanas, LSM Gempar Jember Desak Penahanan Pelaku: Ini Atensi Kapolri!

JEMBER – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Januar Arik Febriyanto kembali menjadi sorotan.…

3 hari ago