Categories: Berita

Investigasi Tambang Sebanen Jember: Surat Ditolak, Benarkah Ada ‘Bekingan’ Oknum TNI?

JEMBER – Ketua LSM AMPUH Besuki Raya, Ali Safit Tarmizi, menyampaikan hasil investigasi terkait aktivitas pertambangan di Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Pernyataan tersebut disampaikan langsung usai pihaknya melakukan upaya permintaan informasi resmi kepada pengelola tambang setempat.

 

Ali menjelaskan, pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya bersama tim berangkat dari kantor AMPUH Sekeresidenan Besuki yang berada di Taman Rejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukowono. Mereka membawa surat permintaan informasi yang ditujukan kepada pengelola tambang di Desa Sebanen. Surat tersebut juga ditembuskan ke Kantor Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, serta pengawas tambang setempat.

 

Namun, menurut Ali, upaya tersebut tidak berjalan lancar. Ia mengaku pihak pengawas tambang menolak menerima surat permintaan informasi yang diajukan AMPUH. Penolakan itu, kata dia, diduga berkaitan dengan adanya oknum yang mengatasnamakan kesatuan TNI Brigif. Selain itu, pihak yang berada di lokasi tambang juga disebut enggan menandatangani tanda terima surat dengan alasan belum mendapatkan konfirmasi dari atasan yang disebut-sebut berasal dari Brigif.

 

“Atas dasar itu, kami menyimpulkan secara sepintas bahwa tambang di Desa Sebanen diduga tidak memiliki kelengkapan administrasi surat-menyurat yang jelas,” ujar Ali. Ia juga menduga adanya oknum anggota Brigif yang membekingi aktivitas tambang tersebut, meski hal itu masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat berwenang.

 

Ali mendesak aparat penegak hukum, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri, untuk segera merespons dan menindaklanjuti dugaan tersebut. Menurutnya, penertiban tambang di wilayah Jember, khususnya Desa Sebanen, sangat mendesak mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap memicu banjir dan longsor.

 

Ia menilai aktivitas tambang yang tidak tertib dan diduga ilegal dapat memperparah kerusakan lingkungan. Bahkan, Ali menyebut kawasan perbukitan dan pegunungan di Jember saat ini sudah mengalami kerusakan signifikan. “Sekitar 60 persen wilayah semi pegunungan di Jember diduga telah diratakan oleh penambang nakal dan ilegal,” ungkapnya.

 

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup, AMPUH (Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup) menyatakan akan terus mengawal persoalan ini. Mereka berharap langkah tegas dari aparat penegak hukum dapat mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah serta menjaga kelestarian alam di Kabupaten Jember.

 

AMPUH juga menekankan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan agar tidak merugikan masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang. – RCX

Redaksi

Recent Posts

Modus Minta Diantar, Residivis di Probolinggo Babak Belur Dihajar Massa Usai Rampas Motor

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Probolinggo. Seorang pria…

12 jam ago

Nenek Raplia Pingsan Saat Antre Beras Desa Kamal Jember, Cucu Sebut Sempat Dipersulit Petugas

JEMBER – Penyaluran bantuan pangan pemerintah tahun 2026 di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember,…

18 jam ago

Sengketa Tanah Jabung Sisir: PN Kraksaan Gelar Pemeriksaan Setempat, Kuasa Hukum Pelawan Temukan Ketidaksesuaian

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) terkait perkara sengketa tanah…

2 hari ago

Isu Gaji di Bawah UMK Viral, Disnaker Probolinggo Sidak RS Graha Sehat: Ini Faktanya

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat merespons isu miring yang sempat…

2 hari ago

Gara-Gara Pentas Tanpa Izin, Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum Jember Buka Suara Soal Video Viral TikTok

JEMBER – Sebuah video yang diunggah akun TikTok @mbukedebung dengan nama akun Mambaul Ulum Saiful…

2 hari ago

RDP DPRD Probolinggo Memanas, GMPK Desak SPPG Makan Bergizi Gratis Bermasalah Ditutup Permanen

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)…

2 hari ago