Categories: Berita

Isu Gaji di Bawah UMK Viral, Disnaker Probolinggo Sidak RS Graha Sehat: Ini Faktanya

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat merespons isu miring yang sempat viral di media sosial seminggu terakhir. Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan kerja langsung ke Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran hak karyawan.

Kedatangan jajaran Disnaker tersebut disambut hangat oleh manajemen RS Graha Sehat Kraksaan di ruang pertemuan lantai dua rumah sakit setempat, Rabu (20/5/2026).

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo, Saniwar, menyampaikan bahwa kunjungan ini utamanya bertujuan untuk silaturahim sekaligus melakukan tabayun (klarifikasi). Fokus utama Disnaker adalah menelusuri kabar viral terkait dugaan adanya karyawan RS Graha Sehat yang digaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Probolinggo.

Selain persoalan upah, Disnaker juga mengonfirmasi rumor mengenai dugaan penahanan ijazah asli milik karyawan oleh pihak manajemen. Namun, setelah dilakukan konfirmasi langsung di lapangan, dugaan-dugaan tersebut dipastikan tidak benar.

“Jika pun memang ada (keluhan karyawan), silakan membuat surat laporan resmi yang ditujukan ke Dinas Ketenagakerjaan dengan dilengkapi foto KTP dan SK,” terang Saniwar, Rabu (20/5/2026).

Saniwar menambahkan, jika ada laporan resmi yang masuk, pihak dinas akan segera menindaklanjutinya ke perusahaan terkait. Langkah ini diambil guna mencari solusi terbaik (win-win solution), baik melalui musyawarah kekeluargaan maupun menempuh jalur legal yang berlaku.

Menanggapi isu yang beredar, Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Keuangan RS Graha Sehat, Andreas, memberikan klarifikasi tegas. Ia memastikan bahwa pihak rumah sakit telah memenuhi hak gaji karyawan sesuai dengan kesepakatan kerja dan regulasi yang berlaku.

“Jika ada karyawan yang merasa keberatan, kami selalu membuka ruang untuk perundingan secara pribadi,” ujar Andreas.

Terkait isu sensitif mengenai penahanan ijazah, Andreas kembali menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Ia bahkan mempersilakan pihak luar untuk mengonfirmasinya langsung kepada para karyawan.

“Mengenai penahanan ijazah itu tidak benar, bisa langsung diklarifikasi ke karyawan langsung. Kalaupun ada (ijazah yang disimpan), itu karena mereka masih terikat kontrak atau sedang disekolahkan oleh pihak RS Graha Sehat,” pungkas Andreas.

Admin

Recent Posts

Layar Lebar Jadi Jendela Baru Promosi Wisata Lumajang, Bupati Buka Peluang Industri Film Nasional

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat promosi pariwisata melalui kolaborasi dengan industri kreatif.…

11 jam ago

Sat Binmas Polres Situbondo Berikan Seragam Sekolah Gratis untuk Anak Penjual Balon, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Pendidikan

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran…

11 jam ago

Peresmian Markas Besar LSM LIBAS88 Nusantara di Probolinggo, Siap Jadi Corong Aspirasi dan Kontrol Sosial Masyarakat

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIBAS88 Nusantara resmi meresmikan Markas Besarnya yang berlokasi…

1 hari ago

Gajah Sena Nusantara Gelar Rapat Konsolidasi Akbar Nasional, Perkuat Organisasi Berbasis Kerja Nyata dan Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, DetikNusantara.co.id – Organisasi kemasyarakatan Gajah Sena Nusantara menggelar Rapat Konsolidasi Akbar Nasional secara daring…

2 hari ago

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Probolinggo, Dua Pelaku Ditangkap Usai Bunuh dan Buang Korban ke Sumur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap seorang…

3 hari ago

Promo BPOM Maklon Kosmetik Kana Factory Mulai Rp1 Jutaan, Berlaku Sepanjang Juli 2026

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Kabar baik bagi pelaku usaha, UMKM, hingga calon pemilik brand kosmetik. Kana…

3 hari ago