Categories: Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Probolinggo Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di 8 Kecamatan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) bergerak cepat menjaga stabilitas energi masyarakat. Guna merespons meningkatnya kebutuhan gas melon, DKUPP menggelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Bersubsidi di sejumlah wilayah strategis.

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan bakar dengan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus menjamin ketersediaan stok di tingkat konsumen tetap aman.

Berdasarkan surat resmi tertanggal 21 April 2026, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 April 2026. Operasi pasar menyasar delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yaitu:

  • Kraksaan
  • Paiton
  • Kotaanyar
  • Gading
  • Krucil
  • Tiris
  • Besuk
  • Pakuniran

Dalam operasi pasar ini, masyarakat dapat menebus LPG 3 Kg dengan harga Rp18.000 per tabung. Untuk menjaga prinsip pemerataan dan memastikan distribusi tepat sasaran, setiap warga diwajibkan:

  1. Membawa KTP asli sesuai domisili setempat.
  2. Membatasi pembelian maksimal satu tabung per orang.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil sinergi antara Pemkab Probolinggo, PT Pertamina, dan Hiswana Migas DPC Malang.

“Operasi pasar ini adalah bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. Fokus utama kami adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan LPG 3 Kg bersubsidi tetap terkendali,” ujar Sugeng Wiyanto.

Ia menambahkan bahwa pengawasan ketat dilakukan agar distribusi gas bersubsidi ini tidak disalahgunakan dan benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan serta pelaku usaha mikro.

Kehadiran operasi pasar ini disambut antusias. Siti, seorang warga asal Kraksaan, mengaku sangat terbantu dengan adanya harga yang dipatok sesuai HET.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Harganya resmi sesuai HET, jadi beban belanja dapur lebih ringan,” ungkapnya.

Sentimen serupa datang dari Rohim, seorang pelaku usaha kecil di Kotaanyar. Menurutnya, stabilitas harga gas sangat krusial bagi keberlangsungan usahanya.

“Bagi kami pelaku UMKM, kepastian harga seperti ini membuat usaha kami tetap bisa berjalan lancar tanpa khawatir biaya produksi membengkak,” kata Rohim.

Pemkab Probolinggo berharap melalui langkah strategis ini, rantai distribusi LPG di tingkat lokal semakin sehat. Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan agen untuk bersama-sama mengawasi distribusi agar tetap lancar, transparan, dan tepat sasaran.

Admin

Recent Posts

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Pocangan Jember Mencuat, Warga Soroti Proyek TPT Rp35 Juta yang Tak Sesuai

JEMBER – Dugaan ketidaksesuaian penggunaan anggaran pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang bersumber dari Dana…

7 jam ago

Menuju O2SN Nasional 2026: Atlet SMA/SMK DKI Jakarta Borong Kemenangan di Tingkat Provinsi

Jakarta - Sejumlah atlet siswa dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan di DKI Jakarta…

12 jam ago

Pasien BPJS Pulang Paksa Berujung Wafat, LBH Justisia Arunakara Minta Keringanan Biaya ke RS IHC Wonolangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Justisia Arunakara Indonesia mendatangi Rumah Sakit (RS) IHC…

17 jam ago

BNPM Soroti Dugaan Pungli di Dinas Pertanian Bangkalan Terkait Kebijakan TPP Beras

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Isu dugaan pungutan liar (pungli) kini tengah menerpa lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten…

17 jam ago

Aktivis 98 Resolution Network Apresiasi Naniek S. Deyang Jadi Kepala BGN Baru: Langkah Tepat Selamatkan Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA, DetikNusantara.co.id — Dukungan mengalir terhadap penunjukan Naniek Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional…

3 hari ago

Tragis! Dua Pemuda Tewas Tenggelam saat Bermain Air di Ranu Betok Tiris Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Suasana tenang di kawasan wisata Ranu Betok, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mendadak…

4 hari ago