Categories: Berita

Jalan Pelabuhan Batu Guluk Kangean Rusak Parah, Pengendara: Kami Takut Truk Terguling!

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Kondisi infrastruktur jalan di Pelabuhan Batu Guluk, Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, struktur jalan yang tidak stabil, berlubang, dan penuh kubangan air dikeluhkan oleh para pengguna jasa pelabuhan, terutama sopir truk bermuatan berat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan ini terkesan dibiarkan tanpa penanganan serius. Padahal, Pelabuhan Batu Guluk merupakan urat nadi transportasi laut yang menghubungkan Pulau Jawa, daratan Sumenep, dan Kepulauan Kangean.

Kondisi jalan yang tidak rata ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para sopir truk. Setiap kali melakukan proses bongkar muat (naik-turun kapal), risiko kendaraan oleng hingga terguling menghantui mereka.

“Ketika kami turun atau naik dari kapal, pikiran kami sering bimbang. Muatan kami berat, dan dengan kondisi jalan yang miring serta berlubang seperti ini, kami takut truk terguling,” ujar Sani, salah seorang sopir truk yang kerap melintasi jalur tersebut.

Hal senada diungkapkan warga setempat yang menyayangkan lambatnya respon pihak otoritas. Mereka menilai, dengan aktivitas pelabuhan yang sangat padat dan lancar, seharusnya fasilitas penunjang seperti jalan menjadi prioritas utama demi keselamatan publik.

Secara administratif, Pelabuhan Batu Guluk berada di bawah naungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget. Para pengendara dan masyarakat kepulauan kini mendesak pihak terkait, mulai dari:

  • Kementerian Perhubungan (Direktorat Jenderal Perhubungan Laut)
  • PT Pelindo
  • PT ASDP Indonesia Ferry

Masyarakat berharap instansi tersebut segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum memakan korban jiwa atau kerugian materiil yang lebih besar.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak Dinas Perhubungan di Kangean untuk meminta klarifikasi terkait langkah penanganan jalan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, kantor setempat dalam kondisi tutup dan belum ada pejabat berwenang yang dapat dimintai keterangan.

Kini, bola panas ada di tangan pemangku kebijakan. Akankah akses vital bagi warga Kangean ini segera diperbaiki, atau justru dibiarkan hingga kerusakan kian parah?

Admin

Recent Posts

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

13 jam ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

16 jam ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

16 jam ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

17 jam ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

17 jam ago

Aliansi BEM Probolinggo Raya Laporkan Dugaan Pemblokiran Jalan Pantura ke Polres, Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…

18 jam ago