Categories: Lifestyle

Jangan Langsung Nyalakan Lampu saat Masuk Kamar Hotel agar Tidak Terjadi seperti Ini

DetikNusantara.co.id – Saat masuk ke kamar hotel, pertama kali pasti akan menyalakan lampu dan itu sudah menjadi kebiasaan dan terjadi kepada siapapun.

Ada ungkapan yang tidak terduga dari seorang pekerja hotel di luar negeri yang mengungkapkan alasan agar traveler tidak menyalakan lampu terlebih dahulu.

Dilansir Mirror, seorang staff hotel mengungkapkan dengan mematikan lampu, traveler bisa mengetahui apakah ada ‘tamu tak diundang’, seperti kutu kasur yang bersarang di kamar.

Lewat akun TikTok-nya @haleewithaflair, Halee membagikan trik sederhana untuk mendeteksi keberadaan kutu kasur sebelum traveler mulai membongkar koper. Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan saat masuk ke kamar hotel justru adalah dengan mematikan lampu.

“Pastikan kamar dalam keadaan gelap, matikan lampu, tutup tirai, lalu gunakan senter dari ponsel untuk memeriksa bagian kasur, terutama di sudut dan lipatan sprei,” jelasnya.

Kenapa Perlu Dilakukan?

Kutu kasur bisa berpindah dengan mudah melalui koper, pakaian, hingga troli housekeeping. Serangga kecil ini kerap bersembunyi di lipatan kasur, tirai, atau sofa, dan sulit terlihat dalam kondisi terang.

Tanda keberadaannya bukan hanya wujud serangga, tapi juga bintik-bintik kecil, seperti noda darah di sprei atau selimut. Jika ditemukan, traveler disarankan untuk segera mendokumentasikan bukti, termasuk foto, waktu check-in, serta nomor kamar.

“Bawalah bukti ke resepsionis. Biasanya pihak hotel akan memindahkan kamar atau bahkan mengembalikan uang,” ujar Halee.

Jika sudah telanjur digigit, traveler disarankan segera mengemas semua barang dalam plastik rapat dan meminta kamar pengganti.

Bila tetap ingin menginap, Halee menyarankan agar pihak hotel mencuci pakaian tamu dengan air panas minimal 30 menit, untuk membunuh kutu yang mungkin menempel.

Redaksi

Recent Posts

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

38 menit ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

15 jam ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

18 jam ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

18 jam ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

19 jam ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

19 jam ago