Categories: Pendidikan

Jember-Lumajang Resik! Intip Kompaknya Aksi Satu Jam Bersih-Bersih di Lingkungan Cabdin Wilayah Jember

JEMBER – Seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Jember kompak melaksanakan gerakan Satu Jam Bersih-Bersih pada Jumat (6/2). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Jawa Timur Kompak Bergerak yang diinisiasi Dinas Pendidikan Jawa Timur.

 

Gerakan serentak ini melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk membersihkan ruang kelas serta lingkungan sekolah, guna menciptakan suasana belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.

 

Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa seluruh SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur melaksanakan kegiatan serupa dan telah melaporkan pelaksanaannya. Ia juga mendorong sekolah membagikan momen kebersamaan tersebut melalui media sosial agar semangat menjaga kebersihan semakin meluas.

 

Program ini sejalan dengan penguatan budaya sekolah bersih, rapi, dan nyaman serta pencanangan zero waste, termasuk pengurangan sampah plastik sekali pakai melalui penggunaan tumbler.

 

Gerakan satu jam bersih-bersih ini juga dilaksanakan di Kabupaten Lumajang. Kepala SMAN 1 Lumajang, Agus Wibisono, menyampaikan bahwa siswa di sekolahnya rutin melaksanakan kegiatan bersih lingkungan setiap Jumat. Ia menegaskan dukungannya terhadap langkah dan inisiasi Kepala Dindik Jatim. “Kami siap melaksanakan program dari Cabdin dan Dindik Jatim,” pungkas Agus, sapaan akrabnya.

 

Hal serupa juga dilakukan SMKN 1 Lumajang melalui program resik-resik sekolah setiap Jumat. Kepala sekolah Susie Harini menyebutkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan siswa dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar.

 

Sedangkan Wilayah Jember, gerakan ini disambut antusias oleh sekolah. Kepala SMKN 3 Jember, Widiwasito, menyampaikan bahwa pihaknya rutin melaksanakan kegiatan bersih lingkungan setiap Jumat. “Kebersihan adalah bagian dari iman. Kami ingin menciptakan sekolah yang asri, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

 

Komitmen serupa juga ditunjukkan SMAN Kencong. Kepala sekolah Adri Sulistiyono menjelaskan, siswa dibimbing memilah dan mendaur ulang sampah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi sebagai edukasi lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap Jumat.

 

Melalui gerakan ini, sekolah tidak hanya membangun budaya bersih, tetapi juga menegaskan komitmen bersama menjaga bumi tetap lestari yang dimulai dari lingkungan sekolah. – RCX

Redaksi

Recent Posts

114 Sekolah di Lumajang Masih Dipimpin PLT, Pengisian Kepala Sekolah Definitif Tunggu Pertek BKN

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Sebanyak 114 sekolah di Kabupaten Lumajang hingga kini masih dipimpin oleh Pelaksana…

1 hari ago

Tanpa Kepastian Kasus Solar Subsidi PT YTL, Brikom TKN Ancam Demo Kejari Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang…

1 hari ago

Polres Probolinggo Intensifkan Penanganan Karhutla di TNBTS, Kapolres Turun Langsung Pimpin Pemadaman

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Polres Probolinggo terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda…

2 hari ago

PABPDSI Probolinggo Usulkan Perda Desa Dicabut, Minta DPRD Bentuk Empat Perda Baru

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Probolinggo…

2 hari ago

PAW Anggota DPRD Jatim Mahrus, Noer Syamsi Zakaria: Nunggu Info dari DPP

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi…

2 hari ago

SPPG Paiton Berjaya Buka Suara Terkait Tudingan Arogan kepada Suplier Buah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paiton Berjaya akhirnya memberikan klarifikasi atas pemberitaan…

2 hari ago